Berita Surabaya

Traditional Wedding Gelar Lomba Rias Pengantin Bertema Nusantara, Juri Cari Peserta yang Ikuti Tren

Traditional Wedding kembali menggelar lomba rias pengantin bersama Inez Cosmetics, kali ini mengangkat tema 'Nusantara'

Traditional Wedding Gelar Lomba Rias Pengantin Bertema Nusantara, Juri Cari Peserta yang Ikuti Tren
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Peserta saat merias model dalam lomba rias pengantin bertema Nusantara di atrium Royal Plaza, Jumat (11/1). Lomba rias pengantin itu memeriahkan pameran Traditional Wedding yang digelar hingga Minggu (13/1). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Traditional Wedding kembali menggelar lomba rias pengantin bersama Inez Cosmetics, kali ini mengangkat tema 'Nusantara' di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya, Jumat (11/1/2019).

Ke-58 peserta yang hadir dari berbagai kota di Jawa Timur itu, saling unjuk kebolehan dalam hal mempercantik model, sesuai tema budaya yang diangkat.

"Saya sih berusaha agar make up tetap terlihat natural, sekaligus menunjukkan kesan tradisonal. Saya ini menyesuaikan dengan busana Lampung yang pakem," tutur Ida Maharani, satu di antara peserta yang datang dari Lakarsantri, Surabaya.

Menurutnya, riasan pengantin Lampung memiliki beberapa poin penting yang harus ditonjolkan, di antaranya adalah bagian mata, pipi dan bibir.

"Riasan Lampung itu sangat khas dengan lipstik merah. Kemudian, blush on yang dikenakan juga wrana merah tapi samar-sama. Tidak lupa, bagian mata itu harus tampak hidup dan tajam, jadi saya memakaikan bulu mata tumpuk," jelasnya.

Anggota Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia, Tiara Kusuma Ranting-Tandes tersebut mengaku senang sekaligus nervous selama lomba, karena baru pertama kali ikut kompetisi make up.

"Baru kali ini ikut lomba, jadi terasa agak minder juga, tapi dijadikan pengalaman saja. Optimis saja semoga bisa menang," ujarnya.

Satu di antara juri, Nunik Silalahi, mengaku sempat kebingungan dalam memilih enam juara.

Menurutnya, secara umum hasil riasan peserta sudah bagus, tetapi ia harus memilih yang terbaik.

Nunik menyebut, ia menginginkan hasil make up yang matang dan halus secara teknik, melakukan corrective make up, sekaligus mengikuti tren meski tema yang digarap tradisional.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved