Berita Tuban

Kuota CPNS Dokter Spesialis Sepi Peminat, Begini Respon Direktur RSUD Dr Koesma Tuban

Kuota CPNS dokter spesialis Pemkab Tuban tak ada peminat, begini respon Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, Dr Saiful Hadi

Kuota CPNS Dokter Spesialis Sepi Peminat, Begini Respon Direktur RSUD Dr Koesma Tuban
surya/m sudarsono
Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, dr Saiful Hadi 

SURYA.co.id | TUBAN - Pemkab Tuban telah mendapat kuota 297 CPNS pada tahun lalu. Hasilnya, yang diterima hanya 281 CPNS. Ada 16 kuota yang tidak terpenuhi, 13 di antaranya dokter spesialis.

Direktur RSUD Dr Koesma Tuban, Dr Saiful Hadi, merespon tidak adanya pelamar dokter spesialis tersebut. Dia mengatakan tidak masalah kuota dokter spesialis tidak ada pelamarnya.

Sebab, jalur profesi dokter tidak hanya melalui CPNS, ada yang bisa melalui nonCPNS.

"Tidak masalah, karena ada dokter yang bukan PNS juga," kata Saiful dikonfirmasi, Jumat (11/1/2019).

Dia menjelaskan, terkait dokter melalui PNS dan nonPNS ada yang membedakan, namun tugas dan kewajibannya sama.

Kalau dokter PNS maka digaji pemerintah dianggarkan melalui APBD, sedangkan jika nonPNS gajinya dianggarkan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Selain itu yang membedakan dokter PNS mendapat pensiun, sedangkan nonPNS mendapat pesangon dari RSUD.

"Yang membedakan dokter PNS dan nonPNS yaitu gaji dan pesangon," sambungnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Tuban itu menuturkan untuk jumlah dokter baik umum maupun spesialis saat ini sudah cukup.

Apabila dibutuhkan tenaga dokter, pihak RSUD juga bisa membuka lowongan tanpa melalui CPNS.

"Saat ini, jumlah dokter sudah cukup. kita bisa buka lowongan tanpa melalui CPNS, karena ada juga dokter non PNS," Pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved