Berita Surabaya

Nelayan Kenjeran Surabaya Minta Layar WID di Taman SUroboyo Berikan Informasi Cuaca yang Lengkap

Nelayan Kenjeran Surabaya minta layar WID berikan informasi cuaca yang detail

Nelayan Kenjeran Surabaya Minta Layar WID di Taman SUroboyo Berikan Informasi Cuaca yang Lengkap
surya/pipit maulidiya
Seorang pekerja sedang memperbaiki frame layar WID, di Taman Suroboyo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nelayan Kenjeran Surabaya yang tinggal di Gang Haji Ulum menyebut alat canggih Weather Information Display (WID) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak berfungsi maksimal.

Alat yang terpasang di Taman Suroboyo itu, awalnya bermaksud untuk membantu para nelayan mengetahui cuaca dan angin, sehingga meminimalisir kecelakaan saat mencari ikan di laut.

WID berbentuk layar dengan ukuran cukup besar yang aktif 24 jam memberikan informasi seputar angin, gelombang, suhu, dan jarak pandang kondisi di laut.

Namun hal ini ternyata tidak terlalu bermanfaat untuk para nelayan Kenjeran, khususnya yang dekat dengan lokasi penempatan WID seperti halnya Mujiono.

Pria paro baya itu mengaku informasi yang diberikan kurang detail untuk para nelayan.

"Kalau sebatas itu tidak terlalu berpengaruh untuk kami, jadi kebanyakan nelayan ya tidak melihat alat itu. Kami juga berterima kasih sudah diperhatikan, tapi sebenarnya butuh informasi detail yang lebih lengkap, misalnya rawan daerah Juanda karena hujan lebat. Ya kondisi terkini yang detail di lokasi yang biasa nelayan sini tuju seperti Perak, laut Madura, Kali Wonokromo, Juanda," katanya, Kamis (10/1/2019).

Jika ada informasi detail, Mujiono mengaku nelayan lebih bisa antisipasi.

"Oh Perak gelombang besar, nggak jadi berangkat ke sana pilih daerah lainnya," katanya memberi contoh.

Layar WID menjadi salah satu inovasi pemkot Surabaya bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda untuk memberikan informasi cuaca.

Alat yang dipasang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya sejak Kamis (29/11/2019) ini, berada di tiga titik.

Lokasi pertama, berada di Tambak Labuh Sontoh Laut, Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo.

Kedua di Taman Suroboyo yang dimanfaatkan para nelayan Kenjeran.

Ketiga di Area Masjid Al Mabrur, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak Surabaya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved