Lapor Cak

Ojek Online Dikhwatirkan Bikin Semrawut Jalan mulai Terbukti

Saat ini sejumlah ruas jalan di Kota Surabaya dijadikan pul atau tempat mangkal ojek online. Mereka tumpah di jalan-jalan.

Ojek Online Dikhwatirkan Bikin Semrawut Jalan mulai Terbukti
surya.co.id/nuraini faiq
SEMRAWUT - Suasana lalu lintas semrawut karena keberadaan ojek online memenuhi ruas Jalan Gubeng Masjid, Kota Surabaya, Rabu (8/1/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Yang dikhawatirkan banyak orang akan semrawutnya jalan raya akibat ojek online mulai dirasakan. Saat ini sejumlah ruas jalan di Kota Surabaya dijadikan pul atau tempat mangkal ojek online. Mereka tumpah di jalan-jalan. 

Tidak saja bikin semrawut dan macetnya jalan, namun keberadaan ribuan ojek online yang bertebaran di setiap titik jalan merusak estetika kota. Bahkan ada yang sampai kelesotan di trotoar. Biasanya di depan mal, rumah sakit, dan tempat-tempat teduh dengan potensi penumpang banyak.

Saat ini, ribuan armada ojek online tampak memenuhi setiap ruas jalan di Kota Surabaya. Karena mereka tidak punya tempat mangkal untuk menaikkan penumpang sehingga ojek online itu memenuhi tempat-tempat tertentu. Salah satunya di sisi selatan Stasiun Gubeng Baru atau Jl Gubeng Masjid Surabaya.

Pantauan surya.co.id di lokasi ini, puluhan ojek online berjajar menunggu orderan. Begitu ada kedatangan kereta api di stasiun itu, kondisi makin semrawut. Ada yang melawan arus bergerak merapat mendekati dan mengambil penumpang.

Ojek online tersebut kini menetapkan lokasi pengambilan penumpang agak menjauh dari pintu Stasiun Gubeng. Sekitar 50 meter dari pintu utama stasiun ini. Rabu (8/1/2019) siang tadi, satu per satu mengangkut penumpang. 

"Kami biasa layani penumpang di sini, agak jauh dari Stasiun Gubeng. Sebenarnya menaikkan penumpang di stasiun dilarang. Tapi kami kini mendapat tempat mengambil penumpang agak jauh dari stasiun dan dibolehkan," kata Udin, salah satu pengendara ojek online.

Begitu notifikasi aktif di HP pengendara ojek online, mereka mulai bergerak tak beraturan. Ada yang menyisir melawan arus di jalan kembar tak terlalu lebar itu.

"Saya ikut saja seperti yang lain. Yang penting saya dapat penumpang," tambah Suhairi, pengendara ojek yang lain. 

Tidak hanya di seberang sisi selatan Stasiun Gubeng Baru tersebut ojek online memenuhi ruas jalan. Pantauan surya, di depan Pabrik Gudang Garam Bungurasih, depan Terminal Purabaya, malah makin banyak dipenuhi ojek online yang sama. 

Setiap saat, puluhan motor lengkap dengan atribut jaket Perusahaan aplikasi mereka berjajar. Setiap saat  motor-motor itu keluar masuk di lokasi yang dijadikan mangkal ojek online. Setiap sekian detik selalu ada pergerakan mengantarkan penumpang. 

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved