Berita Tulungagung

Keluarkan Bau Busuk dan Jadi Sarang Lalat, Satpol PP akan Segel Kandang Ayam Warga Tulungagung Ini

Satpol PP) Kabupaten Tulungagung akan menyegel sebuah kandang ayam potong di Kecamatan Ngantru lantaran menyebarkan bau busuk dan lalat

Keluarkan Bau Busuk dan Jadi Sarang Lalat, Satpol PP akan Segel Kandang Ayam Warga Tulungagung Ini
surya/david yohanes
Kondisi kandang ayam yang dikeluhkan warga Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tulungagung akan menyegel sebuah kandang ayam potong di Dusun Ngadirejo, Desa Pojok, Kecamatan Ngantru. Peternakan ayam milik Kasemah ini dikeluhkan warga, karena menyebarkan bau busuk dan lalat ke permukiman sekitarnya.

Sisi timur kandang ayam peternakan ini sebenarnya sudah dibangun tembok tinggi, untuk memisahkan dengan permukiman warga. Namun tembok ini tidak menghalangi lalat untuk terbang ke rumah-rumah warga. Selain itu bau kotoran dari peternakan ini juga menyeruak jauh ke sekitarnya.

Peternakan ini sebenarnya sudah ada sejak enam tahun lalu. Namun belakangan warga protes, karena kondisi pengelolaanya dianggap buruk dan mengganggu lingkungan. Salah satu yang mengaku terganggu adalah Sinawati, pembuat emping melinjo yang rumahnya tepat di timur kandang ayam.

“Saya tidak berani menjemur emping melinjo di halaman. Karena lalat dari kandang mengerubuti,” ujar Sinawati, Rabu (9/1/2019).

Kandang ayam milik Kasemah ini berukuran 8x45 meter dan berkapasitas 15.000 ayam.

Saat Satpol PP datang ke lokasi ini, tersisa sekitar 50 ekor ayam di dua sekat. Sementara di bawah kandang terlihat kotoran ayam menumpuk setinggi sekitar 30 sentimeter, dan memanjang.

Kotoran ini tidak dibersihkan dan hanya dikumpulkan di bagian tengah bawah kandang. Kotoran inilah yang diduga menjadi pusat perkembangbiakan lalat. Saat didatangi, lalat-lalat langsung mengerubung.

Warga sekitar setiap hari harus membeli kertas perangkap lalat di rumah masing-masing.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Tulungagung, Koestoyo, mengatakan pihaknya sudah merespon keluhan warga.

“Kandang itu tidak mempunyai izin. Kami akan segel kandang itu sampai pemiliknya mengajukan izin,” tegas Koestoyo.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved