Berita Malang Raya

Dilacak lewat IMEI, Penadah HP di Kota Malang Berhasil Diringkus Polisi, begini Kronologinya

Satreskrim Polres Malang Kota menangkap penadah barang-barang elektronik seperti handphone (HP), laptop, dan televisi.

Dilacak lewat IMEI, Penadah HP di Kota Malang Berhasil Diringkus Polisi, begini Kronologinya
Foto:rifky edgar
Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi bersama dengan Kabag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Marhaeni memberi keterangan kepada awak media, Rabu (9/1/2019). 

SURYA.co.id |MALANG - Satreskrim Polres Malang Kota menangkap penadah barang-barang elektronik seperti handphone (HP), laptop, dan televisi.

Penadah tersebut bernama Khoirudin warga Desa Karang Nongko, Tajinan, Kabupaten Malang.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan Agung Budimansyah seorang mahasiswa yang tinggal di Jalan Joyo Tamansari Gang II, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi mengatakan, Agung Budimansyah telah kehilangan HP merek Lava dan sebuah Laptop merek Acer Aspire.

Pada waktu kejadian, 21 Desember 2018, korban meninggalkan kontrakannya untuk salat Jumat.

Setelah kembali ke rumah kontrakan, korban mendapati HP dan laptopnya hilang di dalam kamarnya.

"Kejadian sekitar pukul 12:30 WIB, pada hari Jumat," ucap AKP Komang Yogi, Rabu (9/1/2019).

Setelah itu, korban melapor ke Polres Malang Kota dan petugas langsung mendatangi tempat kejadi perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan diperoleh informasi dari Nomer IMEI (International Mobile Equipment Identity) milik HP korban bahwa HP tersebut saat ini sudah berada di tangan seorang penadah yakni Khoirudin.

"Khoirudin dibekuk oleh anggota kami saat berada di sekitar ruko Rampal Jalan Urip Sumoharjo pada  7 Januari 2019," terangnya.

Saat dimintai keterangan, Khoirudin mengaku mendapatkan HP tersebut dari Beni yang kini buron.

Pada saat melakukan penyisiran di rumah penadah, polisi juga menemukan sebuah TV berukuran 40 inch yang juga barang curian.

"Anggota kami telah menangkap Khoirudin beserta barang bukti baru berupa TV. Kini kami akan melakukan pengembangan terkait kasus ini mengingat pelaku juga masih belum ditangkap," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, dia terancam Pasal 363 KUHP jo 480 KUHP tentang tindak pidana pertolongan jahat dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (rifky edgar)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved