Berita Malang Raya

Rekonstruksi Pengeroyokan Warga Turen Malang Hingga Tewas, Adegan Keempat Paling Fatal

Rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan Juari (41), warga Desa Tumpukrenteng, Turen.

Rekonstruksi Pengeroyokan Warga Turen Malang Hingga Tewas, Adegan Keempat Paling Fatal
surya/erwin wicaksono
Rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan Juari (41), warga Desa Tumpukrenteng, Turen. 

SURYA.co.id | MALANG - Satreskrim Polres Malang menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan Juari (41), warga Desa Tumpukrenteng, Turen.

Rekonstruksi tersebut digelar di lapangan olahraga Polres Malang, Selasa (8/1/2019).

Total ada 11 adegan yang dilakukan dalam rekonstruksi kali ini.

"Adegan paling fatal yakni adegan ke empat yakni saat Juari dibacok para pelaku menggunakan senjata tajam. Kemungkinan adegan tersebut bertambah jika tersangka yang masih DPO (daftar pencarian orang) ditemukan," terang Ipda Afrizal Akbar Haris selaku Kanit Idik III Satreskrim Polres Malang.

Afrizal menambahkan, digelarnya rekontruksi ini bertujuan untuk melengkapi berkas perkara.

Selain itu, pihaknya membutuhkan kecocokan antara kejadian sebenarnya dengan keterangan para tersangka dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Setelah ini (rekonstruksi), kita akan melaksanakan tahap selajutnya yakni melimpahkan ke Kejaksaan," jelas Afrizal.

Sebagai informasi, Juari merupakan korban pengeroyokan sadis ketika berada di rumah adiknya yang berlokasi di Desa Tumpukrenteng, Kecamatan Turen, Minggu (25/11/2018).

Mirisnya, Juari dikeroyok sekelompok orang disaksikan adik dan istrinya.

Dalam waktu enam hari penyelidikan, Polres Malang bersama Polsek Turen berhasil mengamankan 18 sampai 20 orang, Sabtu (1/12/2018).

Kemudian dari hasil penyidikan, Polres Malang akhirnya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka.

Mereka merupakan warga Desa Tumpukrenteng.

Tujuh nama yang ditetapkan oleh Polres Malang sebagai tersangka diantaranya adalah, M Irul Arifin alias Ndoweh (19), Eko Wahyudi (27), M Rudik (31), Saduda Roini (37), Abdul Kholik (40), Suhartono (40), Mat Sair (46).

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved