Berita Malang

Polisi Amankan 97 Ponsel Hasil Jambret. Seorang Penadah Ikut Ditangkap

Satreskrim Polres Malang Kota telah mengamankan 97 ponsel hasil kejahatan dari tangan seorang penadah. Termasuk diantaranya hasil jambret

Polisi Amankan 97 Ponsel Hasil Jambret. Seorang Penadah Ikut Ditangkap
tribun jatim
ilustrasi pemusnahan barang bukti ponsel hasil kejahatan. 

SURYA.co.id | MALANG - Satreskrim Polres Malang Kota telah mengamankan sebanyak 97 ponsel hasil kejahatan dari tangan seorang penadah.

Penadah tersebut bernama Ismulyono (31) warga Desa Plandi, Kelurahan Wonosari, Kabupaten Malang.

Kasus pengungkapan tersebut terjadi pada saat petugas kepolisian mendapati informasi bahwa telah ada transaksi yang telah dilakukan pada tanggal 28 November 2018 lalu.

Saat itu penadah tersebut sedang melakukan transaksi barang curian di kawasan Rusunawa, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang

Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi saat memberikan rilis pada Selasa (8/1/2019).

"Dari hasil penyelidikan anggota kami, transaksi yang akan dilakukan oleh penadah tersebut merupakan hasil dari kejahatan perampasan yang terjadi di Jalan Mayjen Panjaitan pada 26 November 2018," ucapnya.

Setelah itu, anggota kepolisian menyisir lokasi kejadian sebelum mereka melakukan transaksi.

Alhasil, penadah tersebut berhasil dibekuk lebih dulu dan ia mengaku barang tersebut dibeli dari seseorang yang bernama Temon sebesar Rp 100 ribu.

"Hasil dari pemeriksaan dan pengeledahan kediaman penadah. Disana kami menemukan 97 HP tanpa dilengkapi kwintasi atau dusbook. Ia bahwa mengakui barang tersebut dibeli dari hasil curian," terangnya.

Lanjutnya, barang-barang yang telah dibeli tersebut dijual oleh pelaku dengan cara tukar tambah dan sesuai dengan kondisi barang.

AKP Komang Yogi juga memberikan informasi kepada masyarakat bahwa yang telah kehilangan HP harap bisa mendatangi Polres Malang Kota.

"Tentunya bagi masyarakat yang akan mengambil HP harus disertai dengan dusbook dan nomor IMEI," ucapnya.

Pelaku terancam pasal 363 KUHP jo 480 KUHP tentang tindak pidana pertolongan jahat dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved