Berita Bangkalan Madura

Peras Nasabah, Debt Collector Asal Surabaya Diringkus Polisi di Jembatan Suramadu

Seorang debt collector asal Surabaya dibekuk Polres Bangkalan Madura setelah dilaporkan memeras nasabah yang motornya disita.

Peras Nasabah, Debt Collector Asal Surabaya Diringkus Polisi di Jembatan Suramadu
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Satreskrim Polres Bangkalan menangkap seorang yang mengaku debt collector, Yeni Rahman (44), warga Bulak Banteng Kelurahan, Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Selasa (8/1/2019). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Satreskrim Polres Bangkalan menangkap Yeni Rahman (44), warga Bulak Banteng Kelurahan, Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya,  Selasa (8/1/2019).

Pria yang mengaku sebagai debt collector atau penagih utang itu ditangkap di akses Jembatan Suramadu ketika hendak menyerahkan sepeda motor Honda Beat berwarna putih dengan nopol M 3909 J.

"Ia (Yeni) mengaku debt collector. Namun dilaporkan korban atas kasus pemerasan," ungkap Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP WM santoso.

Ia menjelaskan, kasus itu berawal ketika motor Honda Beat milik seorang perempuan didatangi dua pria tak dikenal di area parkir RS lukas Bangkalan pada Jumat (7/12/2018).

"Mereka mengaku sebagai debt collector dari FIF dan memberitahu jika pembayaran motor itu ada tunggakan,. Motor itu lantas dibawa dua orang itu," jelasnya.

Selang beberapa hari kemudian, lanjutnya, korban ditelepon oleh salah satu dect colletor dan meminta uang sebesar Rp 6 juta untuk mengeluarkan motor itu.

Namun korban menolak karena tidak mempunyai uang. Beberpa hari kemudian, korban kembali diminta uang. Namun lebih rendah, senilai Rp 1,5 juta.

"Korban tetap menolak karena tidak memiliki uang. Motor akhirnya tetap berada di dect colletor itu," paparnya.

Hingga akhirnya, imbuhnya, korban menginformasikan bahwa salah seorang debt collector, Yeni mengajak korban bertemu di akses Jembatan Suramadu.

"Saat itulah kami membekuknya dan membawa ke mapolres untuk penyidikan," pungkasnya.

Atas perbuatannya, Yeni dijerat Pasal 368 KUHP Tindak Pidana Pemerasan dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Pria Berpakaian Ninja Kuras Kotak Amal Masjid di Sidoarjo. Ini Pelakunya

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved