Berita Jember

Antisipasi Listrik Padam saat UNBK, PLN Imbau Sekolah Jember Siapkan Genset

Manager PLN Area Jember-Lumajang, Ardian Egusfi, mengatakan imbauan agar sekolah memiliki genset ini sebagai bentuk antisipasi sekolah menghadapi UNBK

Antisipasi Listrik Padam saat UNBK, PLN Imbau Sekolah Jember Siapkan Genset
surya/sugiyono
Ilustrasi genset di sekolah untuk UNBK 

SURYA.co.id | JEMBER - PLN Area Jember-Lumajang akan menjaga pasokan listrik selama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berlangsung. Kendati demikian, PLN mengimbau agar SMP dan MTS di Jember yang menggelar UNBK menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS) atau genset

Manager PLN Area Jember-Lumajang, Ardian Egusfi, mengatakan imbauan agar sekolah memiliki genset ini sebagai bentuk antisipasi sekolah menghadapi UNBK.

"Pada prinsipnya kami tetap jaga pasokan listrik. Namun, upaya antisipasi menyiapkan genset juga perlu, mumpung masih agak jauh dari hari pelaksanaan UNBK," kata Ardian, kepada Surya, Selasa (8/1/2019).

PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik selama pelaksanaan UNBK. Namun, PLN tidak bisa mencegah terjadinya bencana alam.

"Misal kami harus lakukan pemotongan ranting dan pohon di sekitar jaringan, otomatis aliran listrik akan dimatikan sementara" sambungnya.

Saat terjadi gangguan, PLN bakal segera memperbaiki jaringan. Setidaknya, waktu 10 menit untuk memperbaiki jaringan padam yang hal itu bisa dibilang cukup lama dalam sebuah proses pelaksanaan UNBK.

Karena itulah, lanjut Ardian, pentingnya dibutuhkan alat genset untuk back-up listrik ketika kehilangan energi dari sumber utamanya.

"Minimal untuk server ujian. Kalau berapa idealnya genset yang dibutuhkan untuk tergantung masing-masing sekolah. Minimal sekolah punya untuk menjaga pasokan listrik di server," tegas Ardian.

Sementara itu, untuk sekolah yang daya listriknya masih rendah, Ardian menyarankan untuk segera menambah daya listrik sebelum pelaksanaan UNBK pada April mendatang.

Pelajar Indonesia akan serentak mengikuti Ujian Nasional pada bulan April nanti, baik SMA/SMK/MAN, juga SMP/MTS.

Provinsi Jawa Timur menargetkan semua peserta UN SMP dan MTS di Jatim mengikuti UN secara berbasis komputer atau UNBK.

Karena itu pula lebih dari 35 ribu calon peserta UBNK SMP dan MTS se-Kabupaten Jember bersiap mengikuti UNBK tersebut.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved