Berita Malang Raya

Miris, Ayah di Malang Lima Kali Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil

Seorang ayah di Kabupaten Malang tega menyetubuhi putri kandungnya sendiri sebanyak lima kali. Remaja itu pun kini hamil.

Miris, Ayah di Malang Lima Kali Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil
ist
BE, ayah di Ampelgading kabupaten Malang yang tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri hingga hamil. 

SURYA.co.id | MALANG - BE, seorang ayah dari Kecamatan Ampelgading, kabupaten Malang, tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri hingga hamil.

Pria 41 tahun itu pun telah diringkus polisi dari unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polres Malang, Senin (7/1/2019).

Kanit UPPA Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana menjelaskan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan yang menerangkan bahwa, Melati (nama samaran) anak kandungnya sendiri, telah disetubuhi hingga berbadan dua. 

"Korban yang berusia 17 tahun diketahui hamil 6 bulan. Atas dasar laporan dari pihak keluarga akhirnya kami menindak tersangka," ujar Yulistiana ketika dikonfirmasi, Senin (7/1/2019).

Yulistiana menambahkan, saat itu selepas disetubuhi oleh tersangka, korban  sempat merantau untuk bekerja di Kota Surabaya. Korban mengaku selama di Surabaya tidak pernah berhubungan intim.

Tersangka diketahui sudah lama berpisah istrinya sejak beberapa tahun lalu. Selang beberapa waktu, Budi menikah lagi

Remaja itu juga sempat tinggal bersama BE dan ibu tirinya. 

"Tersangka kami jerat pasal 81 dan pasal 82 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” jelas Yustiana.

Sementara, sambil tertunduk malu, BE mengaku sudah menyetubuhi anak kandungnya sendiri sebanyak lima kali.

"Pertama melakukan hubungan intim pada bulan Desember tahun 2017 lalu. Lalu pada bulan Juni dan Juli sebanyak lima kali," katanya kepada.

BE mengaku melakukan hubungan intim pada saat istrinya atau ibu tiri dari korban, sudah tidur terlelap di kamar belakang.

"Kami melakukan hubungan intim di ruang tengah di depan televisi saat Istri saya tidur," jelasnya. (ew)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved