Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Branding 90 Mobil Dinas dengan Batik Pamekasan, ini Tujuannya

Dalam branding batik pamekasan ini, tidak seluruh badan mobil ditempeli stiker batik, melainkan hanya sebagian.

Bupati Pamekasan Branding 90 Mobil Dinas dengan Batik Pamekasan, ini Tujuannya
surya.co.id/muchsin
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Wakil Bupati, Raja’ie dan Pj Sekda Pamekasan, Mohammad Alwi, berpose di depan mobil dinas bupati. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Untuk mempromosikan batik khas Pamekasan, Bupati Pamekasan Badrut Tamam kini membuat program baru dengan mewajibkan seluruh mobil dinas (mobdin) di lingkungan Pemkab Pamekasan dengan membranding Batik Pamekasan.

Namun dalam branding batik ini, tidak seluruh badan mobil ditempeli stiker batik, melainkan hanya sebagian. Yakni bagian belakang di bawah kaca hingga samping kanan dan kiri separuh badan mobil bagian bawah. Sedang bagian depan dibiarkan tidak dibranding batik

Untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas sekaligus peluncurannya, bupati dan wakil bupati bersama seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian (kabag) dan camat, melakukan konvoi bersama melibatkan 90 mobdin yang dibranding Batik Pamekasan, Senin (7/1/2018) pagi.

Konvoi mobdin dibranding Batik Pamekasan ini, bergerak dari Pendopo Ronggo Sukowati, melewati Jl Kabupaten lurus ke arah timur ke Jl Diponogoro, Jl Slamet Riadi, dan belok kanan ke Jl Jokotole.

Selanjutnya lurus ke timur ke Jl Raya Asem Manis, ke Jl Bonorogo, ke Jl Stadion, dan kea rah selatan melewati Jl Jingga, Jl Purba.

Setelah itu belok kiri ke Jl Trunojoyo, lalu belok kanan ke Jl R Abd Azis, ke Jl Segara, ke utara ke Jl KH Amin Jakfar, ke Jl Mandilaras lalu ke Jl Agus Salim.

Rombongan lalu masuk  Jl Panglima Sudirman, ke Jl Masegit, dan finis di monomen Arek Lancor.

Konvoi mobdin branding Batik Pamekasan ini, menarik perhatian masyarakat  yang kebetulan melintas di jalan raya dan berpapasan dengan mobil konvoi.

Sebab iring-iringan mobdin batik ini cukup panjang, sehingga ketika melintas di persimpangan, masyarakat harus berhenti, hingga mobdin batik itu melintas.

Begitu bupati dan rombongan tiba di area monumen Arek Lancor, disambut tarian gadis-gadis Pamekasan.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved