Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Bareskrim Polri Segera Panggil Andi Arief dan Pihak Terkait

Kabareskrim Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto memastikan akan memanggil semua pihak terkait hoax 7 kontainer surat suara tercoblos.

Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Bareskrim Polri Segera Panggil Andi Arief dan Pihak Terkait
BBC
Andi Arief mencuitkan adanya dugaan 7 kontainer sirat suara tercoblos. Cuitan ini pun ramai dan polisi akhirnya bergerak. 

SURYA.CO.ID - Kabareskrim Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto memastikan akan memanggil semua pihak terkait kabar bohong (hoax) 7 kontainer surat suara tercoblos.

Kabar adanya 7 kontainer surat suara tercoblos itu ramai diperbincangkan setelah diunggah politikus partai Demokrat Andi Arief.

Karena itu, nama Andi Arief masuk dalam daftar pihak yang akan dipanggil terkait hoax 7 kontainer surat suara tercoblos. 

"Semua pihak yang berkaitan dengan beredarnya isu pasti akan dilakukan proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, siapapun dia," ujar Arief di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).

Selain itu, ia juga mengatakan pihaknya masih terus melakukan investigasi sejak Rabu (2/1/2019) malam dan mengidentifikasi rekaman yang beredar.

Arief pun meminta semua pihak termasuk awak media untuk melaporkan apabila mengetahui siapa yang berada dalam rekaman tersebut.

"Dari tadi malam sudah investigasi, saya juga dapat info dari teman-teman media juga. Masih diidentifikasi, kalau teman-teman tahu itu siapa, lapor kepada saya, segera saya dalami," tegasnya.

Selain itu, mantan As SDM Kapolri itu memastikan Polri tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum dan mengedepankan profesionalitas.

Sejumlah nama yang beredar dalam rekaman, kata dia, bila memang terbukti memiliki keterkaitan tentu akan dipanggil dan dimintai keterangan.

"Ya akan dipanggil, identifikasi semua. Proses hukum juga akan tetap berjalan sebagaimana mekanisme yang ada. Pasti semua yang ingin melakukan kekacauan akan kita selesaikan. Siapapun yang berkaitan dengan masalah ini akan kita mintai keterangan. Siapapun ya siapa saja," ujar jenderal bintang tiga itu.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved