Lifestyle

Benarkah Cahaya Mempengaruhi Mood Seseorang? Berikut Penjelasan Psikiater RSUD Dr Soetomo Surabaya

Psikiater RSU Dr Soetomo, dr Utari Dyah Kusumawardhani SpKJ, mengungkapkan pengaruh cahaya terhadap mood atau perasaan seseorang.

Benarkah Cahaya Mempengaruhi Mood Seseorang? Berikut Penjelasan Psikiater RSUD Dr Soetomo Surabaya
foto:istimewa
Ilustrasi ekspresi berbagai mood seseorang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tahukah Anda ternyata cahaya berpengaruh terhadap perasaan seseorang?

Psikiater RSU Dr Soetomo, dr Utari Dyah Kusumawardhani SpKJ, mengungkapkan ternyata cahaya berpengaruh terhadap mood atau perasaan seseorang.

Misalnya seasonal affective disorder (SAD) yaitu gangguan psikologis yang dipengaruhi perubahan musim. Biasanya terjadi pada negara-negara empat musim.

"Kalau musim dingin, seseorang bisa rawan depresi karena suasananya sendu. Matahari hanya bersinar beberapa jam," tutur dia.

"Sebaliknya pada musim panas, seseorang bisa terlalu bersemangat karena matahari bersinar terang," lanjutnya.

Saran Utari Dyah Kusumawardhani, apabila sedang sedih sebaiknya mencari tempat yang terang supaya memperbaiki mood.

Sebaliknya, apabila merasa terlalu bersemangat dan berlebihan dapat berdiam di kamar dan mematikan lampu.

Hal tersebut diperlukan agar perasaan menjadi lebih tenang. (christine ayu nurchayanti)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved