Berita Ekonomi Bisnis

Gandeng PBNU, Indosat Ooredoo Salurkan Program CSR Donasi Komputer Menuju Masyarakat Digital

Indosat Ooredoo menegaskan dukungannya untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia, dengan menggandeng organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU).

Gandeng PBNU, Indosat Ooredoo Salurkan Program CSR Donasi Komputer Menuju Masyarakat Digital
foto: istimewa
Penyerahan program CSR Indosat Ooredoo melalui PBNU berupa donasi komputer untuk menuju masyarakat digital. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan operator telekomunikasi, Indosat Ooredoo menegaskan dukungannya untuk mengembangkan pendidikan di Indonesia, dengan menggandeng organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU).

Hal ini diwujudkan melalui pemberian bantuan komputer kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang diserahkan President Director & CEO Indosat Ooredoo Chris Kanter, kepada Ketua Umum PBNU Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj, MA, akhir pekan lalu.

Chris Kanter menjelaskan bahwa kerjasama dalam bentuk dukungan program pendidikan tersebut dilakukan karena kesamaan visi untuk bersama mengembangkan dan memajukan pendidikan di Indonesia.

"Pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian dari Indosat Ooredoo melalui salah satu pilar CSR-nya, yaitu pilar pendidikan, untuk terus mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujar Chris Kanter, dalam rilisnya Senin (31/12/2018).

Indosat Ooredoo memiliki dua pilar program CSR yaitu Pendidikan dan Pengembangan Komunitas (Community Develepment).

"Indosat Ooredoo berharap pemberian CSR donasi komputer ini dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin guna mendukung program pengembangan pendidikan dalam organisasi PBNU," jelasnya.

Pemberian CSR donasi komputer itu juga sejalan dengan semangat perusahaan untuk memajukan ekosistem digital di Indonesia. Indosat Ooredoo percaya bahwa teknologi digital, khususnya Information and Communication Technologies (ICT), saat ini menjadi faktor pendorong untuk melakukan inovasi dan peningkatan produktivitas dalam berbagai aspek.

"Seiring hal tersebut, Indosat Ooredoo telah bertransformasi menjadi leading digital telco yang tidak hanya berfokus pada layanan jaringan tetapi juga menguatkan sektor solusi ICT yang dapat mendukung perkembangan ekonomi dan pembangunan nasional, termasuk mendukung kemajuan pendidikan Indonesia," ungkap Chris.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved