Berita Tulungagung

Tsunami Early Warning System Terbatas, BPBD Tulungagung Memaksimalkan Potensi SAR Masyarakat

Tiga EWS untuk peringatan tsunami itu ada di Pantai Sine, Pantai Sidem, dan Pantai Popoh, Tulungagung

Tsunami Early Warning System Terbatas, BPBD Tulungagung Memaksimalkan Potensi SAR Masyarakat
surya/david yohanes
Pantai Sine di Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, yang kerap dilanda ombak besar. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung memasang tiga Early Warning System (EWS) di tiga pantai. EWS itu sebagai sistem peringatan awal bencana tsunami di Tulungagung

Tiga EWS untuk peringatan tsunami itu ada di Pantai Sine di Kecamatan Kalidawir, Pantai Sidem, dan Pantai Popoh, yang ada di Kecamatan Besuki.

Di tiga pantai itu terdapat permukiman penduduk, sehingga keberadaan EWS dianggap vital untuk mengantisipasi tsunami.

"Sebenarnya ada puluhan pantai di Tulungagung, namun baru tiga itu yang dipasang EWS," terang Kepala BPBD Tulungagung, Suroto.

Saat ini kondisi EWS di Pantai Popoh dan Sidem masih berfungsi dengan bagus.

Sementara EWS di Pantai Sine dalam kondisi rusak dan tidak berfungsi sama sekali.

Hal ini mengkhawatirkan, sebab saat gelombang besar pada Juli 2018, pantai ini yang paling berdampak.

Air laut bergulung-gulung masuk ke permukiman, dan sempat merusak satu dapur rumah warga.

"Awalnya dipakai untuk latihan, tapi kemudian rusak sampai sekarang," ungkap Suroto.

Dengan keterbatasan EWS ini, BPBD memaksimalkan potensi SAR yang ada di masyarakat.

Di antaranya adalah relawan laut dan kepolpok sadar wisata (Pokdarwis) yang mengelola wisata pantai.

Selama ini mereka sudah mendapat pelatihan untuk mengantisi bencana tsunami.

"Mereka sudah dilatih mendeteksi tanda-tanda tsunami, dan mengarahkan masyarakat ke lokasi yang aman," ucap Suroto.

Terkati tsunami di selat Sunda, BPBD Tulungagung terus memantau perkambagan kondisi laut melalui BMKG.

Jika ada peringatan dini akan segera diteruskan kepada masyarakat dan semua potensi SAR yang ada.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved