Berita Tulungagung

BNN Kabupaten Tulungagung Ungkap 5 Jaringan Pengedar Narkoba selama 2018

Badan Narkotika Nasional atau BNN Kabupaten Tulungagung memusnahkan barang bukti penyalahgunaan narkotika, Rabu (26/12/2018).

BNN Kabupaten Tulungagung Ungkap 5 Jaringan Pengedar Narkoba selama 2018
SURYA.co.id/DAVID YOHANES
BNN Kabupaten Tulungagung Ungkap 5 Jaringan Pengedar Narkoba selama 2018. BNN Kabupaten Tulungagung memusnahkan barang bukti penyalahgunaan narkotika, Rabu (26/12/2018). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Badan Narkotika Nasional atau BNN Kabupaten Tulungagung memusnahkan barang bukti penyalahgunaan narkotika, Rabu (26/12/2018).

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 12 tersangka yang perkaranya sudah diputus pengadilan dan berkekuatan hukum tetap.

Mayoritas barang bukti yang dibakar berupa alat hisap sabu-sabu, seperti bong, gunting, pipet, skop kecil serta kompor modifikasi dari korek api.

Selain itu ada juag 10 gram sabu-sabu dan pil dobel L sebanyak 91 butir.

"Putusan pengadilan memerintahkan barang bukti disita negara untuk dimusnahkan. Hasil koordinasi dengan kejaksaan, BNNK wajib memusnahkan barang bukti ini," terang Kepala BNN Kabupaten Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo.

Selama 2018, BNN Kabupaten Tulungagung berhasil mengungkap lima jaringan pengenar narkoba.

Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2017 yang hanya satu jaringan.

Dari para 12 tersangka yang diproses, putusan paling berat penjara selama 16 tahun enam bulan.

"Putusan paling berat ini barang buktinya berupa satu-sabu sebanyak 393 gram," tambah Djoko.

Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), BNN Kabupaten Tulungagung juga menangkap bandar sabu-sabu asal dengan Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru.

Barang bukti yang disita seberat 325 gram. Ada pula seorang bandar sabu-sabu asal Kecamatan Rejotangan yang ditangkap, dengan barang bukti seberat 400 gram.

"Hanya saja waktu itu pelaku sadar sedang diawasi, sehingga dia memindahkan lokasi serah terima barang di Kediri. Dia kami tangkap di Kediri," sambung Djoko.

Di tahun 2019, BNN Kabupaten Tulungagung tetap fokus untuk menangkap para bandar besar narkoba asal Tulungagung.

"BNNK Tugasnya adalah mengungkap jaringan, mulai dari pengecer sampai ke bandar besarnya," tandas Djoko.

Penulis: David Yohanes
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved