Berita Pamekasan

Seperti Ini Imbauan Polres Pamekasan untuk Warga Jelang Pergantian Tahun Baru 2019

Salah satunya menemui pengunjung Car Free Day (CFD) di area monumen Arek Lancor, Pamekasan

Seperti Ini Imbauan Polres Pamekasan untuk Warga Jelang Pergantian Tahun Baru 2019
surya/muchsin
Kanit Idik Satlantas Polres Pamekasan, Ipda Sri Sugiarto, memberikan pengumuman jelang Natal dan Tahun Baru 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Ada saja cara yang dilakukan Satlantas Polres Pamekasan, dalam menyampaikan pengumuman Operasi Natal dan Tahun Baru 2019, kepada masyarakat Pamekasan.

Salah satunya menemui pengunjung Car Free Day (CFD) di area monumen Arek Lancor, Pamekasan, Minggu (23/12/2018) pagi.

Acara CFD yang tiap Minggu pagi selalu ramai didatangi warga, dimanfaatkan Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres, Ipda Sri Sugiarto.

Ia mengumpulkan sejumlah pengunjung di depan Pos Pantau dan Pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Ipda Sri Sugiarto, lewat megaphone mengingatkan warga yang menyambut malam Tahun Baru, tidak boleh konvoi kendaraan bermotor, ngebut di jalan, balapan liar di jalan dan hura-hura.

“Kita semua menginginkan masyarakat Pamekasan dalam merayakan pergantian malam Tahun Baru dilakukan dengan cara santun dan sopan. Ini semua demi Pamekasan yang kondusif. Warga dalam berlalulintas tertib di jalan raya, sehingga aman,” ujar Sri Sugiarto.

Sejumlah pengunjung CFD, baik yang jalan kaki maupun yang mengayuh sepeda angin, sebagian berhenti mendekat dan membentuk lingkaran.
Apalagi saat itu Sri Sugiarto memberitahu akan memberikan bingkisan kepada pengunjung CFD.

Kemudian Sri Sugiarto memanggil seorang remaja cewek.

Ia ditanya syarat untuk mengendarai sepeda motor harus memiliki SIM apa.

Begitu juga kepada pengunjung yang lain, Sri menanyakan batas minimal warga untuk membuat SIM sepeda motor usianya berapa.

“Apakah kamu sudah bisa naik sepeda motor dan memiliki SIM,” tanya Sri Sugiarto, kepada seorang anak perempuan.

Lalu si anak perempuan itu menjawab, jika dirinya saat ini belum bisa mengendarai sepeda motor, karena usianya masih 15 tahun.

“Ayah dan ibu, melarang saya naik sepeda motor, karena belum waktunya,” ujar anak itu, tersenyum, saat menerima bingkisan.

Penulis: Muchsin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved