Produk Perbankan Digital 'Tunaiku' Kembali Mengucurkan Kredit, Bahkan hingga 5 Kali Lipat

Produk Perbankan Digital 'Tunaiku' Kembali Mengucurkan Kredit, Bahkan hingga 5 Kali Lipat

Produk Perbankan Digital 'Tunaiku' Kembali Mengucurkan Kredit, Bahkan hingga 5 Kali Lipat
Dokumentasi Tunaiku
Produk Perbankan Digital 'Tunaiku' Kembali Mengucurkan Kredit, Bahkan hingga 5 Kali Lipat 

SURYA.co.id - Salah satu produk digital 'Tunaiku' berhasil mengucurkan kredit lebih dari 1 triliun rupiah.

Jumlah ini menunjukkan adanya pertumbuhan sebanyak lima kali lipat dibanding tahun 2017 yang hanya sebesar 200 miliar rupiah.

Kendati demikian, Tunaiku saat ini hanya tersedia di Jabodetabek, Surabaya, dan 10 kota besar lainnya.

Tunaiku saat ini tersedia di Jabodetabek, Surabaya, dan 10 kota besar lainnya, semakin meningkatkan dampak sosialnya di total 16 kota di Indonesia.

Area layanan perluasan Tunaiku mengikuti hasil analisis pasar untuk mencapai populasi usia kerja dan pengguna internet yang berusia antara 21 hingga 35 tahun, menargetkan pinjaman pribadi untuk kebutuhan produktif dan usaha kecil menengah (UKM).

Pencapaian luar biasa ini sangat didukung oleh peningkatan layanan nasabah yang berkelanjutan bagi semua nasabah Tunaiku.

Menurut Managing Director Amar Bank, Vishal Tuslian mengatakan, prestasi yang diraih oleh Tunaiku merupakan hasil kerja keras setiap stakeholder di Tunaiku, khususnya para nasabah.

"Prestasi ini tidak dapat dipisahkan dari partisipasi setiap stakeholders di Tunaiku, terutama nasabah kami yang mempercayakan kebutuhan keuangan mereka kepada kami sebagai pilihan produk KTA digital mereka."

"Bagi kami, kebutuhan nasabah harus selalu menjadi prioritas utama kami. Dalam kegiatan Sehari Bersama Nasabah, kami dapat memahami kebutuhan nasabah kami dengan lebih baik. Kegiatan ini secara rutin dilakukan oleh karyawan Tunaiku dimana atas izin nasabah, mereka mengamati kegiatan sehari-hari nasabah untuk lebih memahami masalah keuangan dan kebutuhan nasabah, dan kadang-kadang perkembangan usaha jika nasabah adalah pengusaha, " ujar Vishal Tulsian.

Sementara itu, menurut Laporan PwC tentang The Future of Custome Experience 2018, ada 73% konsumen yang menyebutkan bahwa faktor pelayanan menjadi faktor utama dalam keputusan untuk membeli, dibanding harga dan kualitas produk.

"Customer Experience adalah faktor kunci dari kemajuan bisnis. Ini adalah strategi untuk memahami lebih baik karakter dan latar belakang nasabah. Hal ini memberikan kita banyak wawasan tentang apa yang dibutuhkan pasar Indonesia dari produk perbankan digital," jelas Vishal.

Oleh karena itu, Tunaiku terus berusaha meningkatkan pelayanan keuangannya sesuai dengan visi dan misinya.

Semakin berkembangnya salah satu produk perbankan digital ini, akses layanan keuangan menjadi semakin luas terutama bagi masyarakat yang sebelumnya tidak tersentuh oleh layanan perbankan. Hal ini semakin memacu percepatan inklusi keuangan di Indonesia yang ditargetkan sebesar 75% di tahun 2019.

Penulis: Arum Puspita
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved