Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Madura Larang Warganya Gelar Pesta Malam Pergantian Tahun Baru 2019

Bupati Pamekasan Madura Larang Warganya Gelar Pesta Malam Pergantian Tahun Baru 2019. Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengeluarkan surat edaran (SE)

Bupati Pamekasan Madura Larang Warganya Gelar Pesta Malam Pergantian Tahun Baru 2019
Surabaya.Tribunnews.com/Bobby Koloway
Bupati Pamekasan Madura Larang Warganya Gelar Pesta Malam Pergantian Tahun Baru 2019. Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengeluarkan surat edaran (SE) 

SURYA.co.id | PAMEKASAN –  Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam melarang masyarakat di wilayah yang dipimpinnya menggelar pesta hiburan malam dan konvoi kendaraan bermotor di jalan raya di malam pergantian Tahun Baru 2019.

Ini seiring Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengeluarkan surat edaran (SE) yang berisi supaya warga Pamekasan tidak menggelar pesta berbau hura-hura, baik tertutup apalagi terbuka di malam pergantian malam Tahun Baru 2019 mendatang.

Dalam SE yang dikeluarkan Senin (17/12/2018), ditujukan kepada seluruh kepala dinas, kepala badan, kepala kantor di semua instansi, camat, lurah dan kepala desa, pimpinan BUMD, kepala sekolah, dari SD hingga SLTA dan sederajat, serta pemilik toko, rumah makan dan restoran di wilayah Pamekasan.

Larangan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kepada masyarakat Pamekasan, di antaranya konvoi kendaraan bermotor dengan segala atribut dan sejenisnya, ngebut di jalan raya. Membakar petasan,  dilarang mengadakan dan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan norma hukum, norma agama serta norma sosial.

Bahkan, kawasan monument Arek Lancor, dinyatakan steril dari segala macam kegiatan yang mengundang kerumunan massa. Termasuk Dinas Pendidikan (Diknas) Pamekasan, diminta melarang seluruh siswa mengadakan kegiatan di malam Tahun Baru,

 Untuk seluruh camat dan lurah, diimbau mengadakan kegiatan yang bersifat lokal, seperti pengajian, patrol keliling untuk antisipasi konsentrasi massa dan pergerakan massa menuju kota. Begitu juga, kepada seluruh pemilik toko dan hotel, jangan memaksa karyawannya menggunakan atribut Natal dan Tahun Baru.

 Sedang Kasatlantas Polres Pamekasan, AKP Didik Sugiarto, Senin (18/12/2018) akan memberikan tindakan tegas dan tilang kepada warga yang nekat konvoi di pergantian malam Tahun Baru, termasuk larangan menggunakan kenalpot brong, yang jelas mengganggu pengendara lain.

“Bagi seluruh pengendara bermotor roda dua, yang melintas di jalan raya di pergantian malam Tahun Baru, harus mematuhi aturan  lalu lintas. Jika mereka tidak mengenakan helm pengaman sesuai SNI, kami tindak tegas, berdasarkan undang-undang yang berlaku,” ujar Kasat Lantas Didik Sugiarto.

Penulis: Muchsin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved