Berita Malang Raya

Wali Kota Malang Ancam Bongkar Bangunan yang Berdiri di Atas Saluran Air

Wali Kota Malang, Sutiaji mengancam akan membongkar bangunan yang berdiri di atas sungai ataupun saluran air yang ada di Kota Malang.

Wali Kota Malang Ancam Bongkar Bangunan yang Berdiri di Atas Saluran Air
surya malang/rifky edgar
Kondisi saluran air yang terletak di bawah salah satu rumah warga usai dibersihkan oleh petugas pasca banjir yang melanda Kota Malang pada Senin (10/12/2018). 

SURYA.co.id | MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji mengancam akan membongkar bangunan yang berdiri di atas sungai ataupun saluran air yang ada di Kota Malang.

Menurutnya, pembangunan rumah di atas saluran air tersebut telah menyalahi aturan yang ada.

Dari hasil cek lapangan yang dilakukan tim Satuan Petugas (satgas), menemukan beberapa bangunan yang terbukti menyalahi aturan.

"Bangunan yang berdiri di atas drainase juga menjadi penyebab banjir yang melanda Kota Malang, untuk itu nanti akan kami cek, Jika memang mereka tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), maka akan langsung ditindaklanjuti,” ujarnya, Senin (17/12/2018).

Menurutnya, Satgas yang dibentuk tersebut akan terus melakukan tugasnya masing-masing dalam mengatasi penyebab banjir.

Selain itu, ada beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang ikut tergabung dalam Satgas tersebut diantaranya ialah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) hingga Satpol PP.

Sutiaji menjelaskan, dalam perannya, masing-masing OPD memiliki tugas yang berbeda dalam menanggulangi bencana.

Seperti DPUPR misalnya, mereka bertugas mencari tahu penyebab terjadinya banjir serta mencari solusi untuk mengatasinya.

Kemudian Satpol PP sebagai penegak hukum akan melakukan penindakan terhadap temuan-temuan di lapangan yang menjadi penyebab banjir dan menyalahi aturan.

“Seperti bangunan yang menyalahi aturan misalnya, akan ditindak oleh Satpol PP. Data akan dicek di DPMPTSP nanti,” ucapnya.

Menurutnya, jika ada yang terbukti melanggar aturan dan tak ber-IMB, maka bangunan tersebut akan segera dibongkar.

Karena saat ini, data terkait wilayah dengan bangunan yang melanggar sudah terdata oleh Dinas PUPR, langkah selanjutnya adalah segera turun ke lapangan untuk mengkroscek langsung kebenarannya.

“Karena dari sekian banyaknya penyebab banjir, pembangunan rumah di atas air memang sangat mempengaruhi,” tutupnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved