DBL Indonesia

AZA 6, Sepatu Basket Terjangkau Produk Dalam Negeri, Kolaborasi Kedua DBL Indonesia dan Ardiles

Berkolaborasi dengan produsen sepatu dalam negeri asal Surabaya, Ardiles. Maka lahirlah AZA 6.

AZA 6, Sepatu Basket Terjangkau Produk Dalam Negeri, Kolaborasi Kedua DBL Indonesia dan Ardiles
foto: istimewa
CEO & Founder DBL Indonesia Azrul Ananda memperlihatkan AZA 6. Produsen sepatu dalam negeri asal Surabaya, Ardiles, meluncurkan sepatu basket AZA 6. 

SURYA.co.id | Industri olahraga di Indonesia bisa bikin sesuatu yang keren dan bermanfaat. Spirit itulah yang dibuktikan oleh DBL Indonesia. Perusahaan yang sangat concern pada pengembangan youth, sports & entertainment. Berkolaborasi dengan produsen sepatu dalam negeri asal Surabaya, Ardiles. Maka lahirlah AZA 6.

AZA 6 adalah sepatu basket yang berkualitas tinggi, keren, tapi dengan harga terjangkau. Dihadirkan, sengaja untuk menghancurkan barrier atau penghalang. Sehingga semakin banyak anak Indonesia bermain basket.

Misi untuk AZA 6 merupakan evolusi dari edisi sebelumnya, AZA 5, yang telah dirilis di penghujung 2017 lalu. Dan telah banyak mendapat respons positif karena harganya sangat terjangkau. Tak ketinggalan, Presiden RI Joko Widodo ikut mengapresiasi dan bahkan telah mengenakannya.

”Harganya harus terjangkau. Tetap di bawah Rp 500 ribu. Bahkan, semua sepatu kolaborasi DBL Indonesia dan Ardiles harganya harus di bawah Rp 500 ribu. Agar industri olahraga Indonesia bisa mendorong partisipasi olahraga di negeri sendiri,” ujar Azrul Ananda, CEO & Founder DBL Indonesia.

Selain harga terjangkau, lanjut Azrul, kualitas dan wearability-nya AZA 6 ini naik kelas dibandingkan edisi sebelumnya. AZA 6 memiliki fungsi ekstra sebagai sepatu sehari-hari.

”Karena bagaimana pun, tidak semua orang/anak bisa atau mampu membeli lebih dari satu sepatu,” ungkap Azrul.

Dari sisi tampilan, AZA 6 ini hadir sekaligus menyempurnakan seri terdahulu, yaitu AZA 5. Paduan warna hitam dan emas membuat sepatu ini memiliki nilai esklusif bagi pemakainya.

Tidak ada lagi warna kuning pada bagian sol samping yang kini sudah melebur dalam warna hitam. Tali sepatu pun tampak lebih atraktif dengan tenunan benang nilon emas. 

Pemilihan warna full hitam ini menjadi solusi bagi pelajar yang ingin tampil lebih rapih dan bersih saat sekolah. Juga cocok untuk dipakai kuliah atau bekerja.

Berbeda dengan AZA 5 yang terbuat dari nubuck dan syntetic leather memiliki pori yang lebih rapat. Sehingga minim sirkulasi udara.

Bahan dasar upper pada AZA 6 terbuat dari mesh yang berasal dari nilon rajut. Sehingga memberikan sirkulasi udara saat digunakan. Baik saat pertandingan maupun aktivitas lainnya.

Demi mendukung mobilitas yang tinggi, Megatonic Tech yang terbuat dari poly urathane membuat pijakan kaki ketika melakukan drive dan pivot lebih kuat.

Selain itu, hitmap dan motif alas kaki herringbone juga mempunyai fungsi untuk mendistribusikan beban yang dikeluarkan sesuai dengan kontur kaki. Dan penggunaan phylon sole untuk meminimalisir terjadinya cedera pada pemain juga menjadi keunggulan lain pada sepatu AZA 6 ini.

Sepatu AZA 6 ini dirilis dengan harga Rp 428 ribu. Dan bisa dibeli langsung di berbagai kota di tanah air, mulai 5 Januari 2019. (*)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved