Bisnis

Gibran Rakabuming Raka Jadi Pembicara di SETC Expo 2018, Manfaatkan Teknologi Digital di Wirausaha

Gelaran Sampoerna Entrepeurship Traning Center atau SETC Expo 2018 di Denpasar Bali diharapkan dapat mendorong orang untuk tertarik berwirausaha.

Gibran Rakabuming Raka Jadi Pembicara di SETC Expo 2018, Manfaatkan Teknologi Digital di Wirausaha
SURYA.co.id/AFLAHUL ABIDIN
Menkop dan UKM AA Gede Ngurah Puspayoga (baju putih) bersama para petinggi PT HM Sampoerna Tbk. mengunjungi lokasi pameran di SETC Expo di Denpasar, Bali (15/12/2018). Gibran Rakabuming Raka Jadi Pembicara di SETC Expo 2018, Manfaatkan Teknologi Digital di Wirausaha 

DENPASAR, SURYA.CO.ID - Gelaran Sampoerna Entrepeurship Traning Center atau SETC Expo 2018 di Denpasar Bali diharapkan dapat mendorong orang untuk tertarik berwirausaha.

Lebih spesifik: berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi digital. Sekitar 180 pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) dari berbagai daerah memeriahkan kegiatan itu. Anak Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka Jadi Pembicara di SETC Expo 2018 itu.

Mereka mengisi sekitar 90 tempat pameran di Taman Gong Perdamaian Kertalangu, Jalan By Pass Ngurah Rai. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, yakni pada 15-16 Desember 2018 itu ditargetkan bisa menarik 6.000 pengunjung.

180 UKM Ramaikan SETC Expo di Denpasar Bali dalam Menghadapi Era Digital

Para penunjung yang datang tidak hanya menjadi pembeli atau penonton. Mereka juga didorong agar tertarik menjadi wirausahawan, seperti para perserta yang mengisi pameran.

"Untuk membantu meningkatkan (rasio wirausahawan) secara garis besar kegiatan SETC Expo 2018 ini," kata Kepala Hubungan Daerah dan CSR PT HM Sampoerna Tbk. Ervin Laurence Pakpahan.

Pemerintah saat ini memang tengah mendorong pertumbuhan rasio wirausahawan secara nasional. Saat ini, rasio wirausahawan nasional masih 3,1 persen.

Meski meningkat dari 1,65 persen pada 2014, angka tersebut masih terlalu rendah dibanding rasio wirausahawan negara tetangga.

Bukan hanya memamerkan produk, kegiatan tersebut juga diisi dengan seminar yang menghadirkan berbagai narasumber terkemuka, seperti pengusaha sekaligus anak Persiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka dan Pemilik Pabrik Kata-Kata Joger Joseph Theodorus Wulianadi.

"Kita sudah sepuluh tahun berkomitmen mendampingi UKM. Harapan kami, rekan-rekan binaan setelah ini lebih bisa kompetitif," ujar Ervin.

Mulai beberapa bulan lalu, Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) PT HM Sampoerna Tbk telah mulai membahas soal pendampingan usaha dari sisi teknologi digital. Hal itu, kata dia, penting sebagai pengingkatan daya saing.

"Kita coba perkuat dalam setahun ke depan. Digitalisasi. Kita mencoba mengangkat isu digital ke rekan-rekan binaan untuk menggunakan platform tersebut," katanya.

Data PPK Sampoerna, ada sekitar 40.000 UKM yang telah dibina. UKM itu berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Bali, hingga Sumatera.

Pusat PPK Sampoerna berada di daerah Pasuruan, Jawa Timur. Untuk menjangkau UKM di daerah lain, pusat pelatihan itu juga bekerja sama dengan lembaga, yayasan, dan dinas terkait yang ada di suatu daerah.

Ia menekankan, era baru digital memang harus diikuti. "Bahwa sekarang dinamika dunia bisnis sudah berubah, cara orang berbelanja juga telah berubah," pungkasnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved