Berita Malang Raya

Penjahat Berkelahi dengan Polisi Usai Rampas Tas Emak-emak di Singosari Malang, Ini Kronologinya

Penjahat Berkelahi dengan Polisi Usai Rampas Tas Emak-emak di Singosari Malang, Ini Kronologinya

Penjahat Berkelahi dengan Polisi Usai Rampas Tas Emak-emak di Singosari Malang, Ini Kronologinya
Surabaya.Tribunnews.com/Erwin Wicaksono
Pelaku saat digiring ke ruang tahanan oleh polisi. Penjahat Berkelahi dengan Polisi Usai Rampas Tas Emak-emak di Singosari Malang, Ini Kronologinya 

SURYA.co.id | MALANG - Aksi nekat dilakukan Adi Prasetyo setelah merampas tas milik Ny Iin Kuria Febri (40) warga Jalan Keranegara, Kecamatan Singosari, Malang. Adi Prasetyo yang merupakan penjahat berkelahi dengan polisi yang hendak menangkapnya usai melakukan perampasan milik emak-emak. 

Kanit Reskrim Polsek Singosari Malang, Iptu Supriyono menjelaskan kronologi kejadiannya. Dimana pelaku penjahat sempat baku hangam dengan polisi .

"Pada saat nangkep, anggota sampai gelut (berkelahi) dan salah satu anggota saya sampai keseleo tanganya. Polisi sempat gulat di lorong gelap yang sepi dan bau sampah," ungkap Supriyono ketika dikonfirmasi, Jum'at (14/12/2018).

Surpriyono menceritakan, pada Rabu malam (12/12/2018) lalu. Korban turun dari bus jurusan Surabaya - Malang. Tepat di sebelah warung di Jl Panglima Sudirman, tiba-tiba korban disekap dari belakang oleh pelaku dengan cara ditutup mata dan mulutnya.

Korban yang merupakan seorang wanita, langsung tak berdaya.

"Korban ditarik ke dalam lorong gelap sebelah selatan warung. Korban disuruh menyerahkan tas dan isi uangnya," beber Supriyono.

Karena tak kunjung menyerahkan uang. Korban kemudian mendapat perlakuan kekerasan dari pelaku. Akibat mendapat perlakuan keras itu. Korban mengalami luka memar dan lecet pada bagian kepala belakang, kening dan tangan.

"Pelaku kemudian membenturkan kepala korban ke tembok," imbuh Supriyono.

Setelah melakukan penangkapan. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni, uang tunai sebanyak Rp 400 ribu, 1 buah tas berwarna merah, kacamata dan satu buah topi berwarna merah.

"Kini, pelaku masih dalam pemeriksaan dan pengembangan Unit Reskrim Polsek Singosari. Pelaku dijerat pasal 368 KUHP," tutup Supriyono. 

Foto istimewa Polsek Singosari: Kondisi korban perampasan saat dibawa ke petugas ke Polsek Singosari, Rabu malam (12/12/2018).

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi setelah baku hantam dengan pelaku.

Petugas Unit Reskrim Polsek Singosari hendak memasukkan pelaku kedalam ruang tahanan.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved