Berita Gresik

Jelang Disidang, Mantan Kadispora Gresik Jairuddin Kembali Diperiksa Jaksa hampir 2 Jam

Penyidik Pidana Khusus Kejari Gresik kembali memeriksa tersangka mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Gresik Jairuddin.

Jelang Disidang, Mantan Kadispora Gresik Jairuddin Kembali Diperiksa Jaksa hampir 2 Jam
surya/sugiyono
Mantan Kepala Dispora Gresik, Jairuddin, saat menuju mobil tahanan Kejari Gresik, Senin (3/11/2018). Jaksa kembali memeriksa Jairuddin hampir 2 jam. 

SURYA.co.id | GRESIK – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik kembali memeriksa tersangka mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Gresik Jairuddin. Pemeriksaan tersebut untuk memastikan kelengkapan berkas, sehingga terdakwa segera disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Kedatangan tersangka Jairuddin didampingi Lembaga Bantuan Hukum Fajar Trilaksana Fajar Yulianto sekitar pukul 13.00 WIB. Selama hampir dua jam sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka dibawa pulang ke tahanan Medaeng, Sidoarjo.

Kepala seksi Pidana Khusus Kejari Gresik Andrie Dwi Subianto mengatakan bahwa pemeriksaan kembali tersangka Jairuddin terkait proses pemberkasan. Sehingga Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik non aktif ini dipanggil kembali untuk pemeriksaan.

Selama hampir dua jam itu, tersangka ditanya sebanyak 25 pertanyaan, seperti dalam pemeriksaan sebelumnya. “Seperti saat menjadi saksi ada 25 pertanyaan. Jika dirasa cukup akan menjadi bahan proses pemberkasan,” kata Andrie, kepada wartawan, Kamis (13/12/2018).

 Sementara kuasa hukum tersangka Jairuddin mengatakan bahwa kedatangan ke kantor Kejari Gresik hanya ada tambahan keterangan. “Hanya tambahan keterangan. Tidak ada nilai tambahan keterangan,” kata Fajar.

 Diketahui dari kasus dugaan korupsi yang menyangkut mantan Kepala Dispora Kabupaten Gresik  mengakibatkan kerugian Negara sekitar Rp 103.390.811. Uang itu diduga dari korupsi anggaran pada kegiatan car free day, paskibraka dan  kegiatan gowes pesona nusantra tahun 2017. Masing-masing kegiatan diduga ada pemotongan 5 persen untuk setiap pengajuan pencairan anggaran.

 Untuk mencari barang bukti berkas dan dokumen,penyidik Kejari Gresik telah menggeledah kantor Dispora Kabupaten Gresik di Gelor Joko Samudro (Gejos) Jl Veteran Kecamatan Kebomas pada Kamis (6/9/2018).

Tersangka Jairuddin dijerat pasal 2,3 pasal 12e, pasal 12f, Undang-undang tindak pidana korupsi.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved