Persebaya

Semakin Dewasa, PT LIB Apresiasi Perubahan Positif Pendukung Persebaya Bonek Mania

poin penting dari perubahan pendukung Persebaya, Bonek Mania, adalah perubahan image di masyarakat secara luas.

Semakin Dewasa, PT LIB Apresiasi Perubahan Positif Pendukung Persebaya Bonek Mania
Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman
Bonek Dapat Pujian Setinggi Langit di Laga Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang pada laga terakhir Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo 

SURYA.co.id I SURABAYA – Perubahan yang ditunjukkan oleh suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania, di musim kompetisi tahun ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh lingkungan masyarakat Surabaya saja, tapi juga tidak luput dari pantaun dari tim PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Liga 1 2018.

Disampaikan oleh Hanif Marjuni, Media dan Public Relation Manager PT Liga Indonesia Baru (LIB), yang mengatakan kagum dengan perubahan positif secara signifikan yang ditunjukkan Bonek Mania.

“Saya melihat sekarang Bonek menjadi sangat positif. Artinya, bisa menjadi role model bagi suporter lain,” terang Hanif beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Surabaya.

Perubahan itu tidak hanya dari sisi perilaku dan kedewasaan, tapi juga tingkat kreativitas, terutama di laga kandang.

“Sekarang juga sudah mulai kreatif lagi dengan banyak koreografi dan kreativitas lain saat pertandingan home, tapi tidak melanggar regulasi,” tambah Hanif.

Hampir di satiap laga kandang melawan tim-tim papan atas, Bonek Mania selalu menyajikan koreografi.

Tidak hanya satu tribun, empat tribun yang ada di GBT, Green Nord, Tribun Timur, Tribun Kidul, dan Gate 21 sama-sama menampilkan koreografi.

Tak hanya itu, Bonek Mania di kompetisi tahun ini menjadi suporter dengan jumlah suporter tertinggi yang hadir ke stadion sepanjang Liga 1 2018, mencapai 485,231 orang.

Dari jumlah tersebut, empat laga stadion Gelora Bung Tomo yang berkapasitas 50 ribu full house, yaitu kala jamu Arema FC, Persib Bandung, Persija, dan PSIS Semarang.

Perubahan positif Bonek Mania diakui Hanif, tidak hanya saat laga home. Saat away pun Hanif menilai Bonek sudah sangat baik dalam sisi koordinasi, khususnya dengan suporter tim tuan rumah lawan tanding.

“Terutama saat ketika mendukung tim di away. Jujur itu menjadi kiblat bagi suporter lain, bagaimana proses koordinasinya,” tambahnya.

Namun menurut Hanif, poin penting dari perubahan Bonek adalah perubahan image di masyarakat secara luas.

“Persepsi masyarakat dulu Bonek dikenal gembel dan sebagainya. Sekarang sudah tidak. Stratanya menanjak, itu yang paling penting,” tutup Hanif.

Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved