Berita Kampus ITS

Peneliti ITS Ciptakan Sistem Pengenal Wajah, Diklaim Akurat dan Melebihi CCTV

Tim peneliti Departemen Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat alat pendetesksi keberadaan seseorang.

SURYA.co.id| SURABAYA - Tim peneliti Departemen Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat alat pendetesksi  keberadaan seseorang. Alat tersebut berama SIFARS (Smart ITS Face Recognition System).  

Tim peneliti terdiri dosen dan mahasiswa. Mereka adalah Mauridhi Hery Purnomo, Supeno Mardi Susiki Nugroho, I Ketut Eddy Purnama, Reza Fuad Rachmadi, Willy Achmad Fauzi, dan Tahta Dari Timur.

SIFARS diklaim mampu mendeteksi keberadaan seseorang lebih cepat jika dibandingkan dengan pengamatan manual dari sebuah kamera CCTV/IP Camera.

“Misalnya saja dalam satu daerah terdapat ribuan CCTV, hal ini tentu akan memakan waktu lama untuk pendeteksian identitas seseorang,” tutur Supeno Mardi Susiki Nugroho, salah satu anggota tim peneliti, Kamis, (13/12/2018).

Perihal cara kerjanya, pria yang yang akrab disapa Uki ini menjelaskan, pada mulanya SIFARS bekerja dengan mengambil foto yang ingin dikenali lewat CCTV. Selanjutnya, data gambar tersebut dianalisa oleh server untuk kemudian dideteksi dengan teknologi deep learning.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved