Natal dan Tahun Baru 2019

Natal dan Tahun Baru 2019: Mulai 21 Desember, Truk Besar Dilarang Melintas Jalur Surabaya - Malang

Mulai 21 Desember 2018 jalur Surabaya-Malang melalui Pandaan lebih lancar. Hal ini setelah keluarnya larangan melintas truk-truk besar.

Natal dan Tahun Baru 2019: Mulai 21 Desember, Truk Besar Dilarang Melintas Jalur Surabaya - Malang
surya/hayu yudha prabowo
Ratusan kendaraan terjebak kepadatan arus lalu lintas di Jalan Rabu Grati, Kota Malang, Sabtu (1/9/2018). Mulai 21 Desember 2018 truk besar dilarang melintas Jalur Surabaya-Malang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mulai 21 Desember 2018 jalur Surabaya-Malang melalui Pandaan lebih lancar. Hal ini setelah keluarnya larangan melintas truk-truk bersar menjelang Natal dan Tahun Baru. Termasuk jalan nasional Mojokerto hingga Caruban. 

Begitu juga ruas jalan nasional menuju Banyuwangi juga akan steril  dari lalu lalang truk besar. Termasuk juga ruas jalan tol juga dilarang truk melintas saat menjelang Nataru.

"Permenhub 115 /2018 telah diterbitkan guna membatasi angkutan barang. Setidaknya bisa memperlancar arus lalu lintas. Pasti saat libur Natal dan Tahun Baru banyak yang menikmati liburan," kata Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin, Kamis (13/12/2018).

Pemberlakuan larangan truk ukuran besar itu beroperasi sejak mulai minggu depan atau mulai 21 Desember 2018. Namun tidak semua hari. Ada sesi larangan truk itu beroperasi. 

Yakni pada sesi 21 Desember 2018 pukul 00.00 hingga 22 Desember 2018. Tanggal ini adalah arus mudik Natal. Yakni semua ruas jalan nasional Ruas jalan nasional Pandaan-Malang. Namun larangan hanya berlaku truk besar arah ke Malang.

Truk minimal tiga sumbu dilarang melintas. Termasuk praoto dan tronton. Larangan ini juga berlaku untuk Ruas jalan nasional Mojokerto-Caruban.

"Dua arah yang dilarang kalau jalan ini," tambah Fattah.

Begitu juga Ruas jalan nasional Probolinggo-Lumajang (arah ke Lumajang) hingga Ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk (arah ke Denpasar).

Sementara larangan kembali berlaku saat arus balik Natal yang diterapkan pada 25 Desember pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Pada waktu tersebut akan diterapkan di ruas jalan Tol. 

Selain itu juga berlaku larangan saat periode mudik Tahun Baru 2019. Yakni truk dilarang melintas pada 28 Desember 2018 pukul 00.00 WIB hingga 29 Desember 2018 pukul 24.00 WIB.

Sementara, untuk arus balik libur Tahun Baru 2019, pembatasan diberlakukan pada 1 Januari 2019 pukul 00.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Semua ruas tol di Jatim berlalu semua larangan truk melintas itu. 

"Termasuk semua ruas jalan provinsi yang menjadi kewenangan kami juga berlaku pembatasan truk melintas selama liburan Nataru. Mudah-mudahan jalan ke Malang lancar. Termasuk jalan keluar Tol Pandaan," kata Fattah.

Exit Tol Pandaan di Taman Dayu menjadi perhatian serius petugas. Petugas Dishub dan polisi akan dikerahkan di akses keluar jalan tol tersebut. Sebab akan ada penumpukan kendaraan ke arah Malang.

Kabid Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Jatim Serlita Ratna Dewi menambahkan bahwa pembatasan itu berlaku untuk truk pengangkut material, termasuk besi, dan bahan bangunan lain. 

Namun, pembatasan truk itu tak berlaku untuk angkutan BBM dan sembako. "Pengangkut bahan ekspor impor, ternak, sembako, dan pupuk tidak dibatasi. Tentu dilengkapi dokumen angkut," kata Serlita.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved