Berita Malang Raya

'Mari Kita Sama-sama Paham, Sempu Itu Bukan Tempat Wisata'

Menanggapi adanya wisatawan ilegal ke Pulau Sempu. Pihaknya meminta dukungan Dinas Pariwisata untuk melakukan penertiban.

'Mari Kita Sama-sama Paham, Sempu Itu Bukan Tempat Wisata'
istimewa
Segara Anakan, salah satu kawasan di dalam Cagar Alam Pulau Sempu yang sering didatangi oleh para wisatawan meski sebenarnya dilarang. 

SURYA.co.id | MALANG - Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur kembali melakukan diskusi dengan Aliansi Peduli Sempu dan Muspida Kabupaten Malang di salah satu rumah makan di Kepanjen, Rabu (13/12/2018). Kali ini, diskusi tersebut membahas Rencana Jangka Panjang (RJP) Cagar Alam Pulau Sempu.

Muhammad Sulaiman, salah satu perwakilan Aliansi Peduli Sempu menuturkan pihaknya siap untuk mengawal kelestarian pulau.

Sulaiman mengatakan, jika pembagian blok di kawasan Pulau Sempu nanti dilaksanakan, ia menghimbau agar dilakukan pengawasan ketat.

“Jika nanti terlaksana, soal pembagian blok di Pulau Sempu. Semua pihak harus sportif jaga keamanan pulau," bebernya.

Kabid Wilayah III BKSDA Jawa Timur Setyo Utomo menjelaskan. Pembagian itu dimaksudkan untuk kelestarian Pulau Sempu.

BKSDA secara resmi memasuki tahap pengelolalan pembagian blok.

Dua blok yang akan dilaksanakan itu adalah blok Rehabilitasi dan Perlindungan.

"Nantinya perluasan blok itu bisa dinamis artinya bisa berubah-ubah. Fungsi blok rehabilitasi ini sendiri untuk merawat flora dan fauna yang sudah rusak," ujar Setyo.

Menanggapi adanya wisatawan ilegal atau penyedia jasa travel ilegal ke Pulau Sempu. Pihaknya meminta
dukungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang untuk elakukan penertiban. Terkait adanya edaran yang terlanjur menyebar ke masyarakat ke Pulau Sempu. Ia meminta agar masyarakat juga paham Pulau Sempu itu bukan tempat wisata.

"Mari kita sama-sama paham, Sempu itu bukan tempat wisata," tambahnya

Setyo juga menjelaskan terkait RJP Pulau Sempu diantaranya adalah, pertama, Pulau Sempu murni sebagai laboratorium alam karst pulau kecil. Kedua, Pulau Sempu tidak diperbolehkan untuk segala aktivitas pariwisata. Ketiga, Pulau Sempu adalah Cagar Alam yang diperbolehkan untuk kepentingan riset ilmu pengetahuan alam.

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disparbud Kabupaten Malang, Lani Masruro, menyarankan kepada BKSDA selaku penanggung jawab atas Pulau Sempu, agar juga berkoordinasi dengan pusat yakni Disparbud Jawa Timur.

"Kami tak pernah memasang selebaran terkait pulau Sempu. Di Bandara Abdulrachman saleh itu hanya Pantai Tiga Warna,” tegasnya. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved