Berita Surabaya

Jauhkan Anak Dari Pergaulan Buruk Lewat Festival Ludruk

"Pemerintah kota harus menyiapkan program, sehingga ada kesinambungan setelah festival ludruk ini, gak hanya sampai di sini tapi ada pembinaan.

Jauhkan Anak Dari Pergaulan Buruk Lewat Festival Ludruk
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Penampilan salah satu grup ludruk dalam Festival Ludruk 2018 di Gedung Balai Pemuda, Kamis (13/12). Festival itu diikuti 12 grup ludruk. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wiwit Yulianti (49) memberikan tepuk tangannya yang keras, untuk sang putra Bayu Wiyan Wijaya (15) yang menjadi peserta Festival Ludruk tahunan, oleh Dinas Pariwisata (disbudpar) Kota Surabaya.

Wiwit yang datang bersama cucunya itu tak berhenti mengalihkan pandangan, menikmati setiap pertunjukan yang Bayu mainkan di atas panggung bergantian dengan peserta satu timnya, dari sanggar Putra Taman Hira.

"Hoooeeee," kata Wiwit sambil bertepuk tangan memberikan semangat, saat ada beberapa reka adegan yang menggelitik hatinya.

Warga Dukuh Kupang itu mengaku, sudah sejak lama Bayu putranya menggeluti seni dan budaya tradisional ini. Bermula dari kecintaan Bayu terhadap Gamelan, hingga mampu memerankan lakon pada Seni Ludruk.

"Sejak kecil dia sudah tertarik seni budaya tradisional, gamelan. Baru saja menang Lomba Dalang se Provinsi. Kalau ludruk mulai tertarik sejak 4 SD. Kami selalu mendukung Bayu, awalnya memang kami orangtua yang mengarahkan, ternyata dia juga suka," terang Wiwit usai menonton pertunjukan sang putra.

Wiwit mengatakan sengaja mengarahkan sang putra ke dunia seni budaya tradisional, mengingat keluarga juga pecinta seni budaya tradisional, sekaligus memiliki rasa tanggung jawab untuk melestarikannya.

"Di samping seni dan budaya tradisional, sekolah tetap nomor satu, saya juga seperti orangtua kebanyakan mendaftarkan dia ke tempat bimbingan belajar sebatas agar dia bisa mengikuti pelajaran. Pergaulan, saya arahkan ke sini supaya mereka tidak terpengaruh hal buruk sekaligus menyalurkan hobi," ceritanya.

Ibu tiga anak ini mengatakan bersyukur pemerintah kota mengerti potensi para siswa, dan menyelenggarakan acara semacam ini.

"Acara seperti ini melindungi anak dari pergaulan buruk," tegas Wiwit.

Bibit Seniman Ludruk

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved