Berita Blitar

Pria di Blitar Ketahuan Mencuri Ponsel Gara-gara Foto Selfie. Begini Kisahnya

Selfie berujung penjara. Setidaknya itulah kalimat yang pantas disematkan untuk Rendi alias Bandit (28), warga kota Blitar. Ini lho kisahnya..

Pria di Blitar Ketahuan Mencuri Ponsel Gara-gara Foto Selfie. Begini Kisahnya
ist
ilustrasi foto selfie 

Laporan Kontributor Blitar, M Taufiq

SURYA.co.id | BLITAR - Selfie berujung penjara. Setidaknya itulah kalimat yang pantas disematkan untuk Rendi alias Bandit (28), warga Jl Anjasmoro, Kelurahan Kauman, Kota Blitar. 

Gara-gara selfie menggunakan ponsel curian, sepak terjangnya sebagai pencuri HP pun terbongkar. 

Ceritanya, saat melakukan foto selfie, teman korban tahu bahwa ponsel kamera yang dipakai untuk berfoto bukanlah milik Rendi. 

Buntutnya, Selasa (11/12) siang atau pukul 14.00 WIB, ia langsung ditangkap petugas dan kini mendekam di Polsek Gandusari, dengan barang bukti HP Samsung J5 yang dicuri dari temannya sendiri, Widodo (28), warga Desa Soso, Kecamatan Gandusari.

"Pelaku tak bisa mengelak saat ditangkap anggota karena HP curian itu lagi dipegangnya. Katanya, ia mencuri karena ingin memiliki HP bagus," kata AKP Misdi, Rabu (12/12) siang.

Menurutnya, pencurian sendiri terjadi pada Minggu (9/12) malam. Itu berawal dari pelaku bermain ke rumah korban..

Di rumah korban, pelaku menonton pertandingan sepakbola yang disiarkan di televisi. Karena lagi asyik menonton pertandingan sepak bola, korban tak ingat lagi kalau HP-nya ditaruh di atas kursi. Sementara, pelaku tergoda saat mengetahui ada HP korban tergeletak itu.

Meski milik temannya sendiri, pelaku diam-diam mencurinya dan menyembunyikannya di kantong celana. Sebelum pertandingan sepakbola selesai, Rendi pun pamitan pulang. 

"Beberapa saat setelah pelaku pulang,, korban baru sadar kalau HP-nya tak ada. Namun dihubungi berkali-kali, HP-nya sudah tak aktif, sehingga giliran menghubungi pelaku. Namun juga demikian, HP-nya mati," paparnya.

Korban sudah berusaha mendatangi pelaku ke rumahnya, namun juga tak bertemu. Akhirnya, tanpa diduganya, pencurian itu malah terungkap dengan tanpa sengaja. Itu terjadi selang dua hari dari aksi pencuriannya.

Saat itu pelaku nongkrong di sebuah warung di Kelurahan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Di warung itu, memang tempat nongkrong anak muda mudi. Mungkin kepingin pamer atau bergaya karena lagi banyak orang, pelaku mengeluarkan HP, kemudian dipakai selfie.

Tak sadar kalau di dekatnya ada teman korban, pelaku terus diawasi. Terutama mengawasi HP yang dibawa pelaku. Sebab, ciri-cirinya sama dengan milik korban yang hilang, di antaranya pelapis layarnya (anti gores), retak.

"Setelah melihat HP itu, temannya menghubungi korban pada nomer HP lainnya. Katanya, ada pria dengan ciri lehernya bertato, membawa HP-nya. Karuan, pikiran korban langsung mengarah ke pelaku," paparnya.

Seketika itu, korban bersama petugas Polsek Gandusari mendatangi warung, tempat pelaku nongkrong. Ketika pelaku akan meninggalkan warung itu, korban dan petugas datang dan langsung meringkusnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved