Berita Bangkalan Madura

Perajin Tali Agel hanya Diupah Setiap Produknya, Langkah Pemkab Bangkalan agar Perajin Jadi Bos

Pemkab Bangkalan Madura meningkatkan sumber daya manusia (SDM) perajin tali agel agar mereka mamu menjadi bos di rumahnya sendiri.

Perajin Tali Agel hanya Diupah Setiap Produknya, Langkah Pemkab Bangkalan agar Perajin Jadi Bos
surya.co.id/ahmad faisol
Para perajin tas tali agel Desa Kelbung Kecamatan Sepulu hanya menerima upah dalam setiap satu tas pesanan dari Jepang. Pemkab Bangkalan berupaya tingkatkan SDM mereka agar mampu jadi bos di rumah tangganya sendiri. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Pemkab Bangkalan Madura meningkatkan sumber daya manusia (SDM) perajin tali agel agar mereka mamu menjadi bos di rumahnya sendiri.

Penjualan tas hasil kerajinan tali agel berbahan daun kobel dari Dusun Sambas Desa Kelbung Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan selama ini mengagetkan Pemkab Bangkalan.

Bukan soal kuantitas pengiriman yang mencapai ribuan tas per tahun, tapi terkait sistem bisnis yang diterapkan. Jepang bukan membeli produk tas tali agel melainkan dengan cara memberi upah setiap satu tas.

"Saya kaget, baru tahu kemaren. Mereka (para perajin) hanya menjelaskan ada pesanan dari Jepang. Seperti apa? Dibeli berapa? Barulah mereka bercerita," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangkalan R Aminah Rachmawati, Selasa (11/12/2018).

Informasi terkait upah yang diterapkan pihak Jepang baru diketahui Amina di sela-sela Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online yang berlangsung di Pendapa Agung Bangkalan, Minggu (9/12/2018).

Ia menegaskan, pihak segera menindaklanjuti dengan pendekatan sekaligus memberikan pemahaman. Sehingga para perajin tali agel tidak melulu menjadi pekerja.

"Kami akan tingkatkan SDM mereka. Kami capek-capek melatih dan membina, kok yang di luar enak menikmati," tegasnya.

Pembinaan selama ini, lanjutnya, bertujuan untuk membentuk kemandirian berwirausaha, sehingga para perajin mampu meng-explore dan meng-expor karya mereka.

"Biar tidak menjadi buruh orang lain di dalam rumah tangga sendiri. Biar mereka jadi bos untuk diri sendiri," pungkasnya.

Dalam forum tersebut, sedikitnya 300 pelaku UMKM dan IKM se Kabupaten Bangkalan dihadirkan. Mereka diberikan fasilitas berupa pelatihan dan simulasi jualan online melalui marketplace Blibli.com.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved