Berita Malang Raya

Universitas Brawijaya/UB Malang Raih Akreditasi A Nasional, Pihak Kampus Merasa Masih Kekurangan Ini

Perbaikan di Universitas Brawijaya atau UB Malang terkait Akreditasi A itu adalah percepatan dosen untuk mengurus kepangkatan dan kuliah di S3

Universitas Brawijaya/UB Malang Raih Akreditasi A Nasional, Pihak Kampus Merasa Masih Kekurangan Ini
surya/sylvianita widyawati
Kawasan utama kampus Universitas Brawijaya Malang 

SURYA.co.id | MALANG - Universitas Brawijaya atau UB Malang baru saja mempertahankan akreditasi lembaganya dengan mendapat A berdasarkan keputusan BAN-PT No. 328/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2018. Sertifikat Akreditasi A itu berlaku sejak 4 Desember 2018 sampai 4 Desember 2023.

"Meski sudah dapat Akreditasi A, masih banyak perbaikan terutama dari segi SDM," kata Ir Achmad Wicaksono MEng PhD, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Brawijaya atau UB Malang, Senin (10/12/2018).

Perbaikan di Universitas Brawijaya atau UB Malang terkait Akreditasi A itu adalah percepatan dosen untuk mengurus kepangkatan dan kuliah di S3. Dikatakan dia, BAN PT menerapkan standar bahwa sebuah perguruan tinggi setidaknya harus memiliki 50 persen dosen S3.

Sementara saat ini, dosen S3 di Universitas Brawijaya atau UB Malang masih sekitar 36 persen. Sedang dosen berpangkat lektor kepala di UB baru mendekati 18 persen.

"Ini masih sangat kurang sekali," ujar Sonny, panggilan akrabnya.

Sebab BAN PT menerapkan standar sebuah perguruan tinggi mempunyai Akreditasi A, minimal 50 persen dosen berpangkat lektor kepala.

Sedang di bidang tata kelola dan standar penjaminan mutu, Sonny menyatakan Universitas Brawijaya atau UB Malang sudah bagus.

"Bahkan, sudah menjadi tolok ukur nasional karena dinilai oleh BAN PT sudah sangat bagus," ungkapnya.

Akreditasi lembaga UB akan habis pada Januari 2019. Maka sebelum itu dilakukan kegiatan reakreditasi dengan menyusun dokumen borang akreditasi dan evaluasi diri sejak satu tahun yang lalu dan mengirimkannya pada pertengahan Juli lalu.

Selanjutnya ada visitasi BAN-PT dengan melakukan visitasi dengan mengirimkan tujuh asesor ke UB.

Mereka adalah Dr Ir Suhanan,DEA dari Universitas Gadjah Mada (Ketua Tim), Prof Dr.Zulkifli Dahlan MSi DEA dari Universitas Sriwijaya dll.

Rektor Universitas Brawijaya atau UB Malang, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS, menyatakan hasil Akreditasi A ini sangat memberi pengaruh pada kesempatan mencari kerja Universitas Brawijaya atau UB Malang.

Setelah mendapat Akreditasi A, pihaknya akan mengejar akreditasi internasional.

"Arti raihan akreditasi yang diperoleh Universitas Brawijaya atau UB Malang saat ini semakin menunjukkan kredibilitas perguruan tinggi di mata publik," tandas Nuhfil.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved