Berita Surabaya

Pasien Cacar Air Tak Boleh Mandi? Ini Fakta Sebenarnya dari Dokter Spesialis Kulit RSUD Dr Soetomo

dr Maylita Sari SpKK malah menganjurkan seseorang yang terkena cacar air untuk mandi.

Pasien Cacar Air Tak Boleh Mandi? Ini Fakta Sebenarnya dari Dokter Spesialis Kulit RSUD Dr Soetomo
nova.co.id
Ilustrasi cacar air 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Christine Ayu Nurchayanti

SURYA.co.id | SURABAYA - Banyak yang masih beranggapan bahwa ketika cacar air, seseorang tidak diperbolehkan mandi. Padahal, itu merupakan mitos yang kebenarannya tak dapat dibuktikan secara medis.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Dr Soetomo, dr Maylita Sari SpKK. Maylita malah menganjurkan seseorang yang terkena cacar air untuk mandi.

Pasalnya, tutur Maylita Sari, mandi dapat membersihkan kuman termasuk kuman pada lentingan (bentol yang berisi cairan).

"Kalau tidak mandi akan kotor. Banyak kuman. Nanti bisa infeksi," tuturnya.

Namun, mandi untuk orang terkena cacar air harus hati-hati.

"Jangan digosok keras-keras, nanti lentingan yang berisi air bisa pecah," tutur Maylita Sari

Kalau pecah, lanjutnya, bisa menyebar ke bagian lain, bisa sebabkan luka juga.

"Tapi ada pengobatan kalau lentingnya pecah. Ada salep untuk meringankan infeksinya," jelas Maylita Sari.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved