Berita Surabaya

55 Relawan Peace Corps Siap Bertugas di Indonesia

Konsul Jenderal Amerika Serikat Mark McGovern mengambil sumpah 55 Relawan Peace Corps, Senin (10/12/2018).

55 Relawan Peace Corps Siap Bertugas di Indonesia
foto: istimewa
Suasana pelantikan 55 Relawan Peace Corps di Konsulat Amerika di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Konsul Jenderal Amerika Serikat Mark McGovern mengambil sumpah 55 Relawan Peace Corps, Senin (10/12/2018). Mereka  24 bulan akan bertugas di berbagai sekolah di JawaTimur, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Hingga kini secara keseluruhan sudah 446 Relawan yang telah bertugas atau sedang bertugas di Indonesia sejak pembukaan kembali program pada 2010.

Country Director Peace Corps Indonesia, Jennifer Goette, dalam sambutannya menyatakan hari ini
kita menjadi saksi pengambilan sumpah 55 orang Amerika yang akan secara resmi menjadi Relawan
Peace Corps Indonesia.

"Dalam beberapa minggu terakhir,  mereka telah menjalani pelatihan yang panjang – belajar bahasa Indonesia dan bahasa daerah, budaya Indonesia, teknik-teknik pengaharan, dan cara untuk menjaga kesehatan dan keamanan mereka di lingkungan baru," jelasnya.

Mewakili Pemerintah Indonesia, Zelda W. Kartika, Direktur America 1 Kementerian Luar Negeri,
menyampaikan selama berada di Indonesia pihaknya berharap para relawan berkesempatan untuk menjelajahi hal-hal terbaik yang Indonesia tawarkan, mengunjungi berbagai kota dan berkenalan dengan banyak orang baik sepanjang jalan.

"Ketahuilah bahwa sumbangsih kalian dalam program ini akan membawa dampak
positif di dalam sekolah dan masyarakat,” tandas Zelda W. Kartika.

Sebelum melantik para Relawan, Konjen Mark Mc Govern menggarisbawahi bahwa Amerika dan
Indonesia memiliki banyak kesamaan nilai, di antaranya keterbukaan, demokrasi, keberagaman, dan
toleransi.

"Meskipun ada banyak kesamaan di antara Amerika dan Indonesia, ada banyak hal yang mesti kita pelajari mengenai satu sama lain. Relawan Peacec Corps berperan sangat penting dalam membangun pemahaman ini," tambahnya.

Upaya mereka, lanjut Zeld Kartika, upaya dari masyarakat penerima program, akan membantu proses belajar dan tumbuh bersama – sikap saling menghormati, mendengarkan, dan memahami akan membangun hubungan lebih erat yang akan menguatkan ikatan sosial dan ekonomi kedua negara.

Sejak tiba pada 30 September 2018 dari Amerika Serikat, Relawan Angkatan 9 (Peace Corps Indonesia) telah belajar bahasa dan budaya setempat dengan tinggal bersama keluarga asuh di
beberapa desa di wilayah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

Selama 10 minggu pelatihan, Peace Corps bermitra dengan IAIN Kediri, Alam Bahasa, dan sekolah serta madrasah setempat untuk kegiatan praktikum.

Para Relawan ini akan ditempatkan di 3 SMP, 20 SMA, 15 SMK, 10 MTs, dan 7 MA di Jawa Timur, Jawa
Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Mereka akan mengajar bersama dengan guru bahasa Inggris setempat sekurang-kurangnya 20 jam setiap minggu, memimpin kegiatan ekstrakurikuler, tinggal bersama keluarga Indonesia, ikut serta dalam kegiatan masyarakat.

Di samping itu juga melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mengedepankan kesukarelawanan, kepemimpinan, dan pelatihan ketrampihal hidup bagi pemuda-pemudi.

Peace Corps hadir di Indonesia atas undangan Pemerintah Indonesia dan mendapatkan dukungan penuh dari para mitra, termasuk Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian PPN/Bappenas, serta mitra di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Penulis: Adi Sasono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved