Lapor Cak

Jalan Akses Masuk Desa Sidorejo dan Desa Parengan, Kec Jetis, Kab Mojokerto Rusak dan Berlumpur

Jalan akses masuk Desa Sidorejo dan Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto rusak, bergelombang, dan berlumpur.

Jalan Akses Masuk Desa Sidorejo dan Desa Parengan, Kec Jetis, Kab Mojokerto Rusak dan Berlumpur
surya.co.id/danendra kusumawardana
Pengendara motor melintasi jalan akses masuk Desa Sidorejo dan Desa Parengan yang belum teraspal maupun terbeton, Minggu (9/12/2018). Saat musim hujan jalan tersebut tergenang air. 

Surya.co.id l MOJOKERTO -  Jalan akses masuk Desa Sidorejo dan Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto rusak dan berlumpur. Jalan akses masuk dua desa memiliki panjang 3 km belum beraspal.

Jalan tersebut tak rata, bergelombang, dan penuh bebatuan. Di beberapa titik juga ditemui lubang dengan kedalaman sekitar 30 cm sampai 40 cm. Lubang itu tersebar di pinggir dan di tengah jalan.

Hal itu membuat para pengendara motor terlihat mengelokan kemudi kekiri dan kekanan saat menghindari lubang jalan.

Pengendara motor harus ekstra hati-hati agar tak saling bersenggolan dengan pengendara lain. beberapa pengendara juga terlihat hampir tergelincir saat melakukan pengereman karena kondisi jalan tanah dan penuh kerikil.

Pengendara motor bernama Agus Putrantro (39) mengungkapkan, dirinya sangat khawatir saat melintasi jalan tersebut ketika memasuki musim penghujan seperti saat ini. Sebab, jalan tersebut akan tergenang air.

"Kalau tergenang air, lubang jalan tidak terlihat. Saya pernah hampir terjatuh karena terperosok ke lubang," ungkapnya Minggu (9/12/2018).

Agus menambahkan, ketika air mulai surut, bukan berarti masalah telah usai. Genangan air membuat jalan itu berubah menjadi berlumpur dan licin.

"Kondisi itu tentunya akan membahayakan pengendara. Jika tidak hati-hati akan tergelincir," tambahnya.

Pengendara lain bernama Budianto (51) mengakatan hal senada dengan Agus. Dirinya merasa was-was ketika melintas jalan tersebut. Selain takut terperosok lubang maupun tergelincir, dia takut kendaraannya tak mampu menerjang banjir dan mogok di tengah jalan.

"Pasti bakal merepotkan jika motor mogok. Selain itu, waktu pun juga tersita. Saya berharap agar akses Jalan masuk Desa Sidorejo dan Parengan segera dibenahi," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved