Berita Ekonomi Bisnis

Alasan Artis Penyanyi Maudy Ayunda Terpilih jadi Brand Ambassador Cleo

PT Sariguna Primatirta Tbk (produsen Cleo) memilih artis dan penyanyi Maudy Ayunda sebagai Brand Ambassador.

Alasan Artis Penyanyi Maudy Ayunda Terpilih jadi Brand Ambassador Cleo
surya.co.id/sugiharto
Artis dan penyanyi Maudy Ayunda (dua dari kiri) terpilih sebagai brand ambassador Cleo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Sariguna Primatirta Tbk (produsen Cleo) memilih artis dan penyanyi Maudy Ayunda sebagai Brand Ambassador. Selain itu perusahaan di bursa saham dengan kode CLEO tersebut siap  melakukan pengembangan usaha dengan membangun empat pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Cleo baru.

Yaitu di Prigen, Kabupaten Pasuruan, di Singosari, Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri, dan di Provinsi Bali.

"Pengembangan pabrik baru di empat daerah di tahun 2019 itu merupakan kelanjutan kami setelah di tahun 2018 ini ada pabrik baru di Ngoro, Mojokerto dan Kendari, Sulawesi Tengah," kata Toto Sukartono, Direktur Sales dan Distribusi PT Sariguna Primatirta, di sela pengenalan brand ambassador Cleo yang baru, Maudy Ayunda, di Surabaya, Sabtu (8/12/2018).

Selain pengembangan pabrik baru, perusahaan group Tanobel Food itu juga memperluas jaringan distribusi hingga ke pelosok Nusantara.

Diakui Toto, saat ini market share Cleo di beberapa daerah, terutama yang ada pabriknya, cukup besar.

"Seperti Jatim. Market share kami cukup besar. Jawa Tengah juga mulai, begitu pula Bali dan beberapa daerah di Kalimantan dan Sulawesi. Kalau di Jawa Barat, kami akui belum," ungkapnya.

Saat ini pemain pasar AMDK ada sekitar 1.400 pabrik dengan 1.000 brand atau merek. Hal ini membuat semua perusahaan berbagi pangsa pasar (market share).

Cleo mengakui saat ini pangsa pasar close sudah tumbuh di 5,9 persen, lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya di kisaran 3,5 persen.

"Karena itu kami agresif melakukan pengembangan. Apalagi potensi pasarnya masih sangat luas. Kebutuhan AMDK, sangat tinggi dengan besarnya jumlah penduduk Indonesia," tambah Belinda Natalia, Direktur Utama perseroan yang melantai di bursa saham dengan kode CLEO tersebut.

Untuk Capex (modal usaha) untuk tambah pabrik tahun 2019, Cleo menyediakan anggaran sebesar Rp 100 miliar hingga Rp 120 miliar. Dengan target pertumbuhan penjualan tumbuh realistis 40 persen, dengan optimis 60 persen.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved