Berita Surabaya

Sebelum Meninggal Terpanggang, Nakhoda KMP Gerbang Samudra I Ini Sebentar Lagi Pensiun

Soehaldani (56), nakhoda Kapal Motor Penumpang (KMP) Gerbang Samudra I ditemukan tewas terpangang di ruang kamar Capten kapal.

Sebelum Meninggal Terpanggang, Nakhoda KMP Gerbang Samudra I Ini Sebentar Lagi Pensiun
Repro
Foto semasa hidup sebelum Meninggal Terpanggang, Nakhoda KMP Gerbang Samudra I Ini Sebentar Lagi Pensiun 

SURYA.co.id | SURABAYA - Soehaldani (56), nakhoda  Kapal Motor Penumpang, atau KMP Gerbang Samudra I ditemukan tewas terpangang di ruang kamar Capten kapal.

Warga Baskara Jaya II Mulyosari Kenjeran itu merupakan satu dari tiga korban lainnya saat
musibah kapalnya terbakar di perairan Karang Jamuang, Utara Madura.

Leksi (48) kakak ipar Soehaldani mengatakan korban sudah menjadi nakhoda selama puluhan tahun.

Seperti Ini Kondisi Tiga Jenazah Korban KMP Gerbang Samudra I Saat Ditemukan

Tiga Jenazah Korban KMP Gerbang Samudra I Tiba di RS Bhayangkara, Berikut Identitas Korban

Menteri PUPR Basuki Pamer Gaya Kerja Rock and Roll untuk Bangun Infrastruktur pada Anak-anak Muda

Tompi Berbagi Pengalaman Jadi Fotografer Keluarga Presiden Jokowi di Istana Bogor

Rocky Gerung Sering Berapi-api Memaki, Giliran Dibalas Netizen, Ternyata Jawabannya Tak Disangka

Soehaldani merupakan lulusan SPM Pelayaran Semarang angkatan 16.

"Jadi nakhoda sekitar empat tahun di KMP," ujarnya saat ditemui SURYA.co.id (surabaya.tribunnews.com) di RS Bhayangkara Polda Jatim, Sabtu (8/12/2018).

Menurut Leksi, Soehaldani merupakan nakhoda berdikasi tinggi dan penuh tanggung jawab dalam mengemban tugasnya.

Prabowo Janji jika Kalah di Pilpres 2019 Akan Kembali Berkuda, tapi Ini yang Dilakukan jika Menang

Gibran Ingin Jadi Politisi seperti sang Ayah, Jokowi malah Jawab : Feeling Saya Bobby Sudah Siap

Apakah Bahar bin Smith Radikal? Ustadz Abdul Somad : Khalayak Harus Cermat soal Kasus yang Ramai Itu

"Sebentar lagi dia (korban) mau pensiun jadi nakhoda kapal," ungkapnya.

Saat ini, pihak keluarga masih menunggu Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri melakukan proses identifikasi.

Pasalnya, kondisi korban hangus terbakar nyaris tidak bisa dikenali.

"Ada foto dan videonya dari Basarnas," ucapnya.

Rencananya, usai diidentifikasi jenazah korban akan dikebumikan di rumah duka Baskara Jaya Mulyosari.

"Nanti segera semayamkan di kediamannya," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved