Berita Banyuwangi

Investasi Rp 1,6 Triliun, PT INKA Bangun Pabrik Kereta Terbesar di Banyuwangi. Serap Ribuan Pekerja

Investasi pembangunan pabrik ini diperkirakan mencapai Rp 1,6 triliun. Pabrik di Banyuwangi ini akan menjadi lokasi industri INKA yang terbesar

Investasi Rp 1,6 Triliun, PT INKA Bangun Pabrik Kereta Terbesar di Banyuwangi. Serap Ribuan Pekerja
istimewa
Bupati Anas saat bertemu jajaran direksi BUMN PT Industri Kereta Api atau INKA untuk pembuatan pabrik kereta di Banyuwangi 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pembangunan industri kereta api terintegrasi berorientasi ekspor di Kabupaten Banyuwangi bakal dimulai groundbreaking pada pertengahan Desember 2018.

“Kami baru saja bertemu jajaran direksi BUMN PT Industri Kereta Api atau INKA. Infonya groundbreaking pertengahan Desember 2018. Mereka masih menyelesaikan proses penunjukan kontraktor pelaksananya, infonya seminggu ke depan selesai dan siap groundbreaking,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sabtu (8/12).

‎Anas berharap pengembangan industri kereta api bisa menjadi stimulan baru bagi ekonomi warga.

“Alhamdulillah ekonomi terus tumbuh. Di tengah banyaknya tantangan ekonomi, pengembangan industri kereta api menjadi stimulus baru untuk semakin mengangkat ekonomi lokal sekaligus membawa sektor perkeretaapian nasional semakin berjaya,” ujarnya.

INKA, lanjut Anas, berkomitmen mendorong penyerapan tenaga kerja, termasuk meningkatkan kualitas SDM generasi muda Banyuwangi dengan menggandeng SMK-SMK dan Politeknik Negeri Banyuwangi yang akan diberi pengenalan teknologi perkeretaapian.

“Kami juga mengapresiasi INKA yang menyelipkan unsur budaya lokal pada desain arsitektur bangunan pabrik baru tersebut. Sehingga nanti menjadi landmark baru sekaligus destinasi wisata,” ujarnya.

‎Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro mengatakan, saat ini proses persiapan pembangunan pabrik baru tersebut terus dilakukan.

Proses perizinan tidak menjadi kendala karena pemerintah daerah memberikan dukungan positif.

“Saat ini kami sedang proses teknis penunjukan kontraktor pelaksana pembangunan. Ya kurang-lebih seminggu ke depan selesai,” kata Budi.

Pabrik kereta api ini akan dibangun di lahan seluas 83 hektare, menggunakan lahan milik BUMN PTPN XII.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved