VIDEO - Tunggak Bayar IMB Sejak 2016, Kantor Garuda Indonesia Cargo Kena Tilang

Sempat diwarnai penolakan penilangan stiker dari penghuni kantor Garuda Indonesia Cargo namun Pemkot bersikukuh menegakkan perda

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Pengawasan dan Pengendalian Bangunan dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukima Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Kota Surabaya, turun ke Jalan Tunjungan untuk melakukan penindakan pada bangunan penunggak pajak retribusi Izin Mendidikan Bangunan (IMB), Jumat (7/12/2018) siang.

Bangunan yang dioperasionalkan untuk Kantor Garuda Indonesia Cargo menjadi sasaran Tim Pengawasan dan Pengendalian Bangunan lantaran sudah menunggak pembayaran IMB sejak tahun 2016 lalu.

Total tunggakan bangunan yang operasionalkan untuk kantor Garuda Indonesia Cargo di Jalan Tunjungan No 29 ini mencapai Rp 47 juta.

Pemkot sudah menunggu agar pihak tersebut segera membayar sejak tahun 2016 lalu. Namun hingga tahun 2018 ini pemilik bangunan tersebut tidak kunjung mau membayar IMB yang sudah dikeluarkan Pemkot.

Oleh tim, kantor ini ditilang dengan ditempeli stiker bertanda silang. Dalam stiker itu bertuliskan, bangunan ini melanggar Peraturan Daerah Kota Surabaya No 7 Tahun 2019 tentang retribusi IMB.

"Bangunan ini sudah mengajukan IMB, sudah dikeluarkan sejak tahun 2016 lalu. Tapi sampai saat ini belum dibayar IMBnya. Tunggakannya termasuk dendanya sampai Rp 47 juta," kata Kepala Bidang Tata Bangunan DPRKP-CKTR Lasidi pada Surya.co.id.

Untuk hari ini, pemkot bukan hanya menindak bangunan di Jalan Tunjungan saja. Melainkan juga 24 bangunan lain di banyak wilayah Surabaya.

Sempat diwarnai penolakan penilangan stiker dari penghuni kantor Garuda Indonesia Cargo namun Pemkot bersikukuh menegakkan perda.

Petugas keamanan di Kantor Garuda Indonesia Cargo Achmad Nuryani sempat melarang pengambilan gambar di sekitaran kantor.

Ia mengaku tak ada pihak berwenang dari kantornya yang bisa memberikan keterangan.

"Tidak ada orang, semua sedang keluar tolong ya," kata Achmad Nuryani.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved