Berita Surabaya

Sang Pacar Masih SMA saat Foto dan Video Panasnya Jadi Fantasi Seksual Playboy Kampus Surabaya

sang playboy kampus Surabaya meminta mantan pacarnya berpose tanpa busana saat korban masih SMA.

Sang Pacar Masih SMA saat Foto dan Video Panasnya Jadi Fantasi Seksual Playboy Kampus Surabaya
SURYA.CO.ID/M ROMADONI
Polda Jatim ungkap modus playboy kampus Surabaya saat mengelabui 6 mahasiswi, Kamis (06/12/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur diagendakan akan kembali melakukan gelar perkara terkait kasus penyebar foto dan video telanjang mantan pacarnya di website dewasa dan media sosial oleh playboy kampus Surabaya.

Pelaku playboy kampus Surabaya sendiri adalah M Yusuf (23), calon mahasiwa Magister Prodi Hukum Internasional Universitas Airlangga Surabaya (Unair).

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi, menjelaskan pertimbangan melakukan gelar perkara ulang lantaran ditemukan fakta baru yaitu sang playboy kampus Surabaya meminta mantan pacarnya berpose tanpa busana saat korban masih SMA.

Wawancara dengan M Yusuf, Tersangka Pelaku Penyebaran Video Hot Mantan Pacar di Website Dewasa

Fakta Baru, Playboy Kampus Surabaya Sempat Minta Video Ibu Pacarnya Tanpa Busana. Ini yang Terjadi

Ulah Playboy Kampus Unair Ketagihan Video Pornografi, Suruh Pacar Rekam Ibu Kandung Telanjang

Mahasiswa Diduga Penyebar Video Vulgar, Pelaku 3 Bulan Rayu Mantan Pacar agar Mau Adegan Hot

"Korban yang melaporkan tersangka saat itu masih 16 tahun," ungkapnya kepada Surya di Mapolda Jatim, Jumat (7/12/2018).

Menurut dia, tersangka menjalani hubungan bersama korban selama lima tahun.

Saat ini, korban mahasiswi semester VII yang merupakan adik angkatan tersangka berusia 21 tahun.

Selama itulah tersangka meminta korban membuat video telanjang untuk memuaskan hasrat seksualnya.

"Maka dari itu kami lakukan gelar perkara ulang," jelasnya.

Apakah tersangka akan diterapkan pasal berlapis UU Perlindungan Anak dan UU ITE?

Harissandi menjawab pihaknya belum bisa memastikan hal itu. Pasalnya, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan.

"Maka dari itu kami lakukan gelar perkara kembali untuk menentukannya," pungkasnya.

Ditambahkannya, terungkapnya kasus ini dari laporan salah satu korban yang ditangani oleh Iptu Wahyu Setiadika sebagai PJs Kanit Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Tersangka terbukti menyebar foto dan video telanjang milik korban di media sosial melanggar kejahatan asusila sesuai pasal 29 Jo pasal 45b UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) maksimal hukuman enam tahun.

"Untuk kepastiannya kami akan lakukan gelar perkara lanjutan," imbuhnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved