Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang

Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Dadjang Nurdjaman Tidak Mau Kecewakan Bonek

Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Dadjang Nurdjaman Tidak Mau Kecewakan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo. Ini merupakan laga terakhir Liga 1 2018

Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Dadjang Nurdjaman Tidak Mau Kecewakan Bonek
Persebaya.id
Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Dadjang Nurdjaman Tidak Mau Kecewakan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo. Ini merupakan laga terakhir Liga 1 2018 

Laporan Wartawan Surya, Khairul Amin

SURYA.co.id I SURABAYA – Tiket laga Persebaya vs PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (8/12/2018) sudah habis sejak Selasa (4/12/2018) lalu. Duel dua tim besar di Indonesia ini bakal disaksikan sebanyak 50 bonek.  

Sebanyak 50 ribu dipastikan akan membanjiri Stadion gelora Bung Tomo Surabaya di laga penutup Liga 1 2018.

Melihat antusiasme tinggi Bonek, pelatih Persebaya Surabaya Djadjng Nurdjaman tidak mau menyia-nyiakan atmosfer luar biasa tersebut.

Djadjang Nurdjaman meminta pada Rendi Irwan dkk untuk bermain dengan fighting spirit luar biasa untuk bisa menangkan laga.

“Ini momen yang sangat bagus, tiket sudah sold out, artinya situasinya tidak akan jauh beda seperti saat kita lawan Persija Jakarta. Ini adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan oleh pemain. Kami ingin Happy Ending,” terang Djanur saat jumpa pers di Surabaya, Jumat (7/12/2018).

Ditambahkan pelatih asal Majalengka tersebut, ia tidak ingin mengecewakan Bonek yang hadir ke Stadion gelora Bung Tomo. Apalagi dengan kemenangan juga akan memastikan Persebaya Surabaya bisa finish di posisi enam besar hingga akhir kompetisi Liga 1 2018.

 "Kami tidak ingin mengecewakan suporter atau Bonek yang datang ke stadion. Kami ingin berikan yang maksimal dan mencoba berjuang maksimal mendapat tiga poin, tidak boleh kalah,” tegas Djanur.

Sebab, jika saja gagal meraih tiga poin. Persebaya Surabaya sangat mungkin akan tergusur kembali ke papan tangah.

“Kalau kita kalah, bisa jadi turun ke papan tengah, itu yang tidak boleh terjadi, karena ini kesempatan yang sangat bagus,” tambah mantan pelatih Persib dan PSMS Medan tersebut.

Rachmat Irianto, salah satu bek muda Persebaya mengaku, ini merupakan dubut perdananya di bawah asuhan Djadjang Nurdjaman.

“Saya sudah menyiapkan mental, karena sudah lama tidak bermain untuk Persebaya, dan kembali lagi untuk bermain di Persebaya. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini,” tutupnya.

Pemain yang akrab disapa Rian itu diplot menjadi pengganti Fandry Imbiri yang izin dan harus pulang kampung. Rian akan menjadi tandem bek asing syarat pengalaman, Otavio Dutra.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved