Berita Blitar

Pasca Penggerebekan Penari Striptis di Karaoke Maxi Brillian, Pemkot Blitar Tak Bisa Lakukan Ini

Pasca penggerebekan dua penari striptis di Karaoke Maxi Brillian, Pemkot Blitar masih tak bisa lakukan ini.

Pasca Penggerebekan Penari Striptis di Karaoke Maxi Brillian, Pemkot Blitar Tak Bisa Lakukan Ini
surya/samsul hadi
Pasca digerebek Polda Jatim, tempat karaoke Maxi Brillian di Jl Semeru, Kota Blitar, sampai sekarang masih tutup. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar sampai sekarang belum mengambil tindakan terhadap karaoke Maxi Brillian yang digerebek Polda Jatim beberapa waktu lalu.

Pemkot masih menunggu laporan resmi dari Polda Jatim terkait hasil penyidikan kasus itu.

"Kami menunggu hasil resmi dari Polda Jatim, baru kami akan memberikan sanksi secara tegas," kata Wakil Wali Kota Blitar, Santoso, Jumat (7/12/2018).

Seperti diketahui, Polda Jatim sudah merilis kasus penggerebekan karaoke Maxi Brillian.

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus itu.

Kedua tersangka yaitu manajer operasional karaoke dan mucikari yang menjadi koordinator wanita pemandu lagu.

Polisi menemukan praktik asusila di salah satu room di karaoke itu ketika melakukan penggerebekan di lokasi.

Santoso mengatakan Pemkot Blitar akan mengambil tindakan tegas kalau memang ditemukan pelanggaran di tempat karaoke itu.

Tetapi, Pemkot butuh proses untuk menindak tempat karaoke itu.

"Selain menunggu hasil resmi dari Polda, kami juga akan mengkaji keberadaan karaoke itu termasuk perizinannya," ujar Santoso.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved