Berita Kediri

Mayoritas Tempat Kos di Kota Kediri Belum Kantongi Izin, Ini yang Dilakukan Satpol PP

Mayoritas tempat kos di Kota Kediri yang didata petugas ternyata belum dilengkapi izin.

Mayoritas Tempat Kos di Kota Kediri Belum Kantongi Izin, Ini yang Dilakukan Satpol PP
surya/didik mashudi
Anggota Satpol PP sewaktu melakukan pemeriksaan kamar kos di Kota Kediri, Jumat (7/12/2018). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Mayoritas tempat kos di Kota Kediri yang didata petugas ternyata belum dilengkapi izin. Upaya sosialisasi kepada pemilik tempat kos untuk mengurus izin rupanya kurang mendapatkan sambutan.

"Hampir semua tempat kos yang kami datangi masih belum mengurus izin. Kami mengagendakan untuk memanggil pemilik kos," jelas Agus Dwi Ratmono, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Kediri saat razia gabungan melibatkan unsur TNI, Polri termasuk Denpom, Jumat (7/12/2018).

Sasaran razia petugas gabungan tersebut adalah tempat kos, panti pijat dan hotel kelas melati.  Sementara tempat kos yang menjadi sasaran razia sebanyak 7 tempat kos di Kelurahan Baluwerti, Dandangan dan Semampir.

"Hasil operasi kami tidak menemukan adanya tindak pelanggaran asusila, yustisi atau kepemilikan identitas serta narkoba dan miras," jelasnya.

Pada razia kali ini petugas hanya mendapati tempat panti pijat di Jalan Urip Sumoharjo yang belum dilengkapi izin.

Termasuk terapisnya masih belum memiliki sertifikasi sebagai terapis yang profesional.

"Kami sudah beberapa kali memperingatkan. Pemiliknya telah berinisiatif untuk mengurus perizinan namun sampai sekarang masih belum selesai," jelasnya.

Pihak Satpol PP bakal berkoordinasi dengan bagian perizinan terkait pengajuan izin panti pijat.

Jika ditemukan adanya pelanggaran pengelolanya bakal mendapatkan sanksi.

"Tadi kami mengecek tiga terapis tak punya sertifikat," tambahnya.

Sertifikasi bagi terapis ini menjadi salah satu keharusan bagi pengajuan izin panti pijat.

Jika terapisnya tak memiliki sertifikat, izin panti pijat tidak akan dikeluarkan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved