Berita Surabaya

Eks Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana Divonis 6 Tahun Penjara oleh MA, Kapan Dieksekusi?

Mahkamah Agung dikabarkan menjatuhkan vonis 6 tahun penjara kepada mantan Ketua DPRD SUrabaya, Wisnu Wardhana. Akankah dia ditangkap?

Eks Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana Divonis 6 Tahun Penjara oleh MA, Kapan Dieksekusi?
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
(arsip) Ketua DPRD Surabaya periode 2009-2014 Wisnu Wardhana (tengah) dikawal petugas menuju mobil tahanan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (6/10/2016) malam. Wisnu Wardhana ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan penjualan aset PT PWU (Panca Wira Usaha) tahun 2000-2010. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYA.co.id | SURABAYA - Beredar kabar bahwa Mahkamah Agung telah menjatuhkan vonis 6 tahun penjara untuk eks ketua DPRD SUrabaya, Wisnu Wardhana, yang terseret kasus korupsi aset PT Panca Wira Usaha. 

Di kalangan wartawan, beredar amar putusan Mahkamah Agung yang isinya amenyatakan bahwa Wisnu bersalah melakukan tindak pidana korupsi. 

Tak hanya itu, Wisnu juga dihukum membayar denda Rp 200 juta subsider enam bulan penjara hingga memberikan hukuman tambahan yaitu membayar uang pengganti senilai Rp 1.566.150.733.

Bila tak dibayar usai putusan yang berkekuatan hukum tetap ini, maka harta benda Wisnu akan disita kejaksaan.

Apabila harta yang bersangkutan tak mencukupi, akan diganti pidana penjara selama tiga tahun.

Dalam kasus ini, di tingkat Pengadilan Tipikor Surabaya pada April 2017 lalu, Wisnu dihukum 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta serta uang pengganti sebesar Rp 1,5 miliar.

Namun, lantaran tak puas dengan putusan Pengadilan Tipikor, Wisnu mengajukan banding pada Pengadilan Tinggi Jatim dan divonis satu tahun penjara saja.

Atas putusan PT tersebut, Kejaksaan Tinggi Jatim lantas mengajukan upaya kasasi ke MA.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kasipenkum Kejati Jatim), Richard Marpaung saat dikonfirmasi terkait dengan amar MA perihal tersebut, tak membantahnya.

Halaman
123
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved