Berita Surabaya

Update Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya Kota Kediri, Ini yang Dilakukan Kejati Jatim

Jaksa masih mempelajari berkas perkara itu pasca penyidik dari Ditreskrimsus Polda Jatim menyerahkan untuk kedua kalinya

Update Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya Kota Kediri, Ini yang Dilakukan Kejati Jatim
surya/didik mashudi
Proyek Jembatan Brawijaya di Kota Kediri yang terhenti pembangunannya karena skandal korupsi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYA.co.id | SURABAYA - Berkas perkara dugaan kasus korupsi Jembatan Brawijaya Kota Kediri dinilai Kejati Jatim masih belum P21 (belum lengkap).

Kasipenkum Kejati Jatim, Richard Marpaung menjelaskan, pihaknya masih mempelajari berkas perkara itu pasca penyidik dari Ditreskrimsus Polda Jatim menyerahkan untuk kedua kalinya.

"Saat ini masih kami teliti, tiga pekan lalu memang sempat P19 (pengembalian berkas), tapi sudah diserahkan lagi," beber Richard, Kamis (6/12/2018).

Richard menambahkan, sebelumnya jaksa memang sempat mengembalikan berkasnya. Alasannya, jaksa menganggapnya belum lengkap (P19).

Sayangnya, Richard tak menjelaskan secara detail apa saja kekurangan yang harus dilengkapi penyidik.

Dalam pemberitaan sebelumnya, mulanya penyidikan kasus itu dilakukan Polda Jatim sekitar bulan Agustus 2018 lalu.

Saat itu, penyidik menengarai adanya dugaan korupsi di dalam proyek pembangunan Jembatan Brawijaya Kota Kediri.

Berdasarkan hasil penyidikan, ada tiga orang yang dianggap sebagai pihak yang yang bertanggung jawab atas hal tersebut.

Lalu, ketiganya, yakni mantan Direktur PT Fajar Parahyangan Menawar, Direktur PT Surya Graha Semesta Rudi Wahono, sampai Dirut PT Fajar Parahyangan Yoyo Kartoyo ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga orang itu berasal dari pihak swasta, selaku pengembang proyek Jembatan Brawijaya Kota Kediri 

Ketiganya terancam dikenakan pasal 2 dan 3 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved