Berita Bangkalan Madura

Suramadu Gratis, 4 Bupati Madura Diharapkan Duduk Bersama, ini Tujuannya

Jembatan Suramadu gratis hendaknya dibarengi adanya sinergisitas empat Bupati di Madura, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

Suramadu Gratis, 4 Bupati Madura Diharapkan Duduk Bersama, ini Tujuannya
SURYAOnline/Pipit Maulidiya
Tradisi Toron menjadikan warga Madura ramai-ramai pulang kampung lewat Jembata Suramadu. Gratisnya Suramadu diharapkan dibarengi dengan adanya sinergi antara empat bupati di Madura. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Jembatan Suramadu gratis hendaknya dibarengi adanya sinergisitas empat Bupati di Madura, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.

Hal ini diharapkan menjai awal pengembangan wilayah Madura sejak digratiskannya tol Suramadu.

Sejak beroperasi pada pertengahan tahun 2009, Jembatan Suramadu belum mampu mengentas empat kabupaten di Pulau Madura; Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep dari kubangan daerah tertinggal di Jatim.

Sejumlah pihak sudah lama menunggu langkah-langkah strategis para bupati di Madura. Salah seorang di antaranya Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Muh Syarif.

Ia mengungkapkan, keberadaan Jembatan Suramadu hingga menjelang sepuluh tahun ini belum memberikan dampak sosial ekonomi kepada masyarakat Madura. Seperti yang diharapkan pada awal masa pembangunan Jembatan Suramadu.

"Keberadaannya masih sebatas percepatan transmisi penyeberangan saja. Belum ada pengembangan dan pembangunan yang signifikan," ungkap Muh Syarif dalam Focus Group Discussion (FGD) dan Media Gathering di Gedung Rektorat UTM, Kamis (6/12/2018).

Ia menjelaskan, pembebasan bea penyeberangan jembatan sepanjang 5,4 Km itu harus segera direspons oleh empat Bupati di Madura dengan langkah konkret.

"Jika nol rupiah ini tidak segera direspons oleh empat bupati, saya yakin cerita yang sama akan kembali terulang tahun," jelasnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan pembebasan bea penyeberangan Jembatan Suramadu pada Sabtu (17/10/2018).

Ini dilakukan setelah Presiden Joko Widodo mendengar usulan para tokoh setempat agar pertumbuhan ekonomi di Madura bisa maksimal.

Namun hingga saat ini, lanjut Syarif, empat bupati di Madura belum pernah duduk bersama dalam bingkai sinergitas membangun Madura.

Menurutnya, pembangunan Madura dengan adanya Jembatan Suramadu tidak bisa dilakukan dengan program-program yang bersifat parsial.

"Akhirnya masing-masing kabupaten di Madura berjalan sendiri-sendiri. Harusnya yang muncul 'Visit Madura'," pungkasnya. 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved