Penembakan di Papua

Pembantai Mengira Pekerja Trans Papua Adalah TNI, Mereka juga Tantang TNI Polri Perang

Pembantaian 20 pekerja Trans Papua, naungan PT Istaka Karya, ternyata telah diamati kurang lebih tiga bulan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pembantai Mengira Pekerja Trans Papua Adalah TNI, Mereka juga Tantang TNI Polri Perang
Facebook TPNPB
Kelompok Separatis Papua Mengira Pekerja yang Dibantai Adalah TNI, 3 Bulan Amati Trans Papua 

SURYA.co.id - Pembantaian terhadap 20 pekerja Trans Papua, di bawah naungan PT Istaka Karya, ternyata telah diamati kurang lebih tiga bulan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Papua.

Mereka mengira, para pekerja yang dibantai itu adalah anggota TNI Polri. Pengamatan itu terungkap dalam akun Facebook Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Akun tersebut disinyalir akun milik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

Dikutip SURYA.co.id (surabaya.tribunnews.com) dari Tribunnews.com, melalui akun TPNPB tersebut, Makodap III Ndugama Egianus Kogoya menyatakan bertanggungjawab terhadap penyerangan SIPUR (anggota TNI Polri) pekerja PT Istaka Karya di jembatan Kali Aworak, Kali Yigi dan Pos TNI Distrik Mbua melalui komandan operasinya.

Habib Bahar Jadi Tersangka Ujaran Kebencian usai Diperiksa 11 Jam oleh Bareskrim Mabes Polri

Habib Bahar si Penyebut Jokowi Banci Jadi Tersangka, Ini yang Dilakukan Kuasa Hukumnya

Jika Habib Bahar Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Novel Bamukmin Lakukan Ini di Pengadilan

Berita Terkini, 4 Fakta Habib Bahar Penuhi Panggilan Bareskrim, Ada Seruan Allah Bersama Habib

Egianus Kogoya melalui komandan operasinya Pemne Kogoya penyerangan yang menewaskan 20 orang tersebut.

Kelompok Separatis Papua ini juga mengatakan bahwa sejak Minggu (2/12/2018) di bawah pimpian Komandan operasi Pemne Kogoya telah lakukan operasi di kali Aworak, Kali Yigi dengan sasaran operasi Anggota SIPUR Jembatan Kali Aworak, Kali Yigi Pos TNI Distrik Mbua.

Dalam pernyataannya tersebut, TPNPB KODAP III Ndugama telah lama mengidentifikasi pekerja sebelum serangan terjadi.

Pemne Kogoya selaku komandan operasi KODAP III Ndugama mengungkapkan, bahwa lebih dari tiga bulan telah melakukan pamantauan dan patroli terhadap pekerja Jembatan Kali Aworak, Kali Yigi, dan Pos Mbua.

Mereka sudah secara lengkap mempelajari Pekerja di kali Aworak, Kali Yigi Pos TNI Distrik Mbua adalah satu kesatuan.

Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata di Papua Tantang TNI dan POLRI Memasuki Medan Perang

Kelompok tersebut mengira bahwa orang-orang yang bekerja di Kali Aworak dan Kali Yogi adalah murni anggota TNI, sedangkan Pos Mbua adalah pos resmi yang berfungsi sebagai pos kontrol.

"Karena kami tahu bahwa yang berkerja selama ini untuk jalan Trans Papua dan jembatan-jembatan yang ada sepanjang Jalan Habema Juguru Kenyam Batas Batu adalah murni Anggota TNI (SIPUR)," ujar Pemne Kogoya.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved