Berita Surabaya

Konferwil Tertunda, Pimpinan Pusat Tunjuk Gus Abid dan Gus Ipin Pimpin Ansor Jatim

M Abid Umar (Gus Abid) resmi ditunjuk sebagai Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim.

Konferwil Tertunda, Pimpinan Pusat Tunjuk Gus Abid dan Gus Ipin Pimpin Ansor Jatim
surya.co.id/mohammad romadoni
Moh. Abid Umara alias Gus Abid (kiri) dalam sebuah acara. Gus Abid ditunjuk menjadi ketua Ansor Jatim hingga terlaksananya Konferwil pada Mei 2019. 

SURYA.co.id |SURABAYA - M Abid Umar(Gus Abid) resmi ditunjuk sebagai Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim. Sedang Wakil Bupati Trenggalek, M Nur Arifin (Gus Ipin) dipercaya sebagai sekretaris.

Gus Abid resmi ditunjuk oleh Pimpinan Pusat GP Ansor mengetuai organisasi kepemudaan milik Nahdlatul Ulama (NU) untuk wilayah Jatim ini hingga pelaksanaan Konferwil mendatang.

Penunjukkan ini tertuang dalam Surat Keputusan Pimpinan Pemuda Ansor IV/02/PP/SK-01/XII/2018. Surat  tertanggal 3 Desember 2018 itu ditandatangani langsung oleh Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.

Keluarnya SK penunjukan tersebut disambut baik oleh sejumlah pengurus Ansor tingkat Kabupaten maupun Kota. Di antaranya, Ketua GP Ansor Kota Surabaya, M. Faridz Afif.

Menurut Afif, keputusan Gus Yaqut menunjuk Gus Abid merupakan keputusan tepat. Alasannya, pengabdian dan loyalitas cucu KH. Zainuddin Djazuli itu kepada Ansor tak perlu diragukan.

"Saya ucapkan selamat kepada beliau. Wis wayahe Gus Abid jadi Ketua Ansor Jatim," tutur Faridz Afif, Rabu (5/12/2018).

Alumni pascasarjana Unair yang akrab disapa Gus Afif ini menilai kepemimpinan Gus Abid membawa angin segar bagi Gerakan Pemuda Ansor di Jawa Timur. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya figur muda berkualitas yang masuk dalam struktur.

Selain Gus Abit, Wakil Bupati Trenggalek, M Nur Arifin dipercaya menjadi sekretaris wilayah. Gus Afif menyebut sosok Mas Ipin sebagai anak muda yang visioner dan inovatif.

"Bisa dibilang kepemimpinan Gus Abid dan Mas Ipin ini adalah duet milenial. Karena keduanya masih berusia muda, di bawah 30 tahun. Ini tren positif bagi organisasi Ansor di Jatim," imbuh Afif.

Keluarnya SK penunjukan dari Pimpinan Pusat GP Ansor karena kepengurusan PW Ansor Jatim dibawah kepemimpinan Sholahul Am Notobuwono berakhir masa tugasnya pada 25 November silam.

Seharusnya, sebelum masa tugas Gus Am beakhir, GP Ansor Jatim melaksanakan Konferwil untuk membuat kepengurusan baru. Namun, hingga selesai masa tugas pimpinan PW Ansor Jatim belum berhasil melaksanakan Konferwil.

Demi berjalannya organisasi, pimpinan pusat mengeluarkan SK baru hingga terselenggaranya Konferwil Ansor Jatim yang rencananya berlangsung Mei 2019.

Dijajaran Dewan Penasehat (DP) ada nama Wagub Jatim periode 2019-2024, Emil Elestianto Dardak. Emil menjadi Sekretaris DP.

Sementara Gus Ali pengasuh Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo didapuk menjadi Ketua.

Ada pula nama Hasan Aminuddin, Ipong Muchlissoni, KH. Muhibbin Zuhri, Halim Iskandar, Anas, Amin Said Husni, KH. Fatchul Huda, Ahmad Dawami. HM. Rofiq, dr. Umar Usman, Prof Babun dan Alfa Isnaeni. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved