Film Dokumenter Chasing Coral, Kisahkan Perubahan Menyedihkan dari Dasar Laut

Film Chasing Coral berhasil mengangkat visual timelapse ratusan jam dari dasar laut dan menyajikan segala perubahan yang terjadi di bawah sana.

Film Dokumenter Chasing Coral, Kisahkan Perubahan Menyedihkan dari Dasar Laut
netflix.com
Salah satu scene dalam film Chasing Coral 

SURYA.co.id - Saat ini mungkin Anda berandai-andai, alam bawah laut masih menyimpan sejuta ragam keindahan hayati.

Mulai dari gugusan terumbu karang warna-warni, berbagai jenis gerombolan ikan yang tinggal di bawah sana, memancarkan keajaiban memikat kehidupan laut.

Tapi sayangnya itu hanya mimpi, bahkan menuju sirna.

Faktanya, keindahan laut kita sedang beranjak rusak.

Populasi terumbu karang di Indonesia hingga dunia telah banyak mengalami pemutihan atau dikenal bleaching.

Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) megungkap sepertiga terumbu karang di Indonesia rusak parah.

Survei disampaikan pada Diskusi Publik tentang Potensi Stok Terumbu Karang Indonesia, di Ruang Seminar Besar, Widya Graha LIPI, Jakarta, pada 29 November 2018.

Survei tersebut dilakukan dalam rentang waktu 25 tahun di 1.067 titik di Indonesia.

Dari survei tersbut data dihasilkan, hanya 6.5 persen dalam kondisi yang sangat baik, 22,96 persen kategori baik, 34,3 persen kondisi cukup.

Dan yang mengejutkan, angka tertinggi 36,18 persen terumbu karang dalam kondisi sekarat.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved